JAKARTA – PT Patra Jasa meraih Anugerah Ekonomi Hijau 2026 kategori Program Ramah Lingkungan atas konsistensi perusahaan dalam menerapkan praktik ramah lingkungan pada pengelolaan aset, penggunaan material, serta kegiatan operasional.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama PT Patra Jasa, Ray SM Daulay, dalam malam penghargaan Anugerah Ekonomi Hijau yang diselenggarakan detikcom di Ballroom Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Kamis (3/9/2026).
Patra Jasa menerapkan prinsip ramah lingkungan di tiga lini usaha, yaitu Property Investment & Development, Hotels & Resorts, serta Services. Implementasinya mencakup pemanfaatan energi surya, efisiensi dan guna ulang air, penggunaan produk ramah lingkungan, hingga pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular.
Direktur Utama PT Patra Jasa, Ray SM Daulay, mengatakan pencapaian tersebut mencerminkan upaya perusahaan menjadikan aspek lingkungan sebagai bagian dari pengembangan bisnis.
“Bagi Patra Jasa, aspek lingkungan perlu menjadi bagian dari cara kami menjalankan dan mengembangkan bisnis. Karena itu, kami terus mendorong setiap lini untuk mencari cara yang lebih efisien dalam menggunakan energi dan sumber daya, sekaligus menghadirkan solusi yang memberikan manfaat bagi lingkungan. Ke depan, inovasi dan kolaborasi akan terus kami perkuat agar langkah tersebut dapat menciptakan nilai jangka panjang bagi perusahaan dan para pemangku kepentingan,” ujar Ray.
Penerapan praktik ramah lingkungan diperkuat melalui sistem Quality, Health, Safety & Environment (QHSE), target efisiensi energi sebesar 10–15 persen pada unit bisnis, serta standar pengelolaan lingkungan yang mengacu pada ISO 14001:2015.
Sejumlah inisiatif yang telah diterapkan di unit bisnis yaitu pengolahan limbah menjadi produk bernilai guna melalui Eco Enzyme, yaitu cairan pembersih berbahan limbah organik, Ecomijel yang memanfaatkan minyak jelantah, serta Refuse Derived Fuel (RDF) sebagai bahan bakar alternatif.
Pada pengembangan properti, prinsip green building diterapkan di Grha Pertamina, salah satu gedung milik Patra Jasa, yang telah memperoleh EDGE Certified Green Building. Penerapan tersebut menghasilkan penghematan energi sebesar 26 persen, penghematan air 27 persen, serta penggunaan material rendah karbon sebesar 100 persen.
Selain pengelolaan aset dan sumber daya, Patra Jasa turut memperluas upaya pelestarian ekosistem melalui program penghijauan dan penanaman pohon yang melibatkan pelanggan. Inisiatif tersebut diarahkan untuk mendukung peningkatan ruang hijau sekaligus penyerapan karbon.
Pjs. VP QHSE PT Patra Jasa, Rizuli Akbar, mengatakan penerapan aspek lingkungan terus diarahkan pada langkah yang terukur dan relevan dengan kebutuhan operasional.
“Kami terus mendorong penerapan efisiensi energi dan sumber daya, pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular, mitigasi emisi karbon, serta pelestarian ekosistem. Yang penting bukan hanya menghasilkan sebuah program, tetapi memastikan penerapannya dapat berjalan secara konsisten dan memberikan dampak nyata dalam kegiatan operasional,” ujar Rizuli.
Rangkaian penerapan tersebut menjadi bagian dari langkah Patra Jasa dalam mengembangkan bisnis yang lebih efisien dan bertanggung jawab. Perusahaan akan terus memperkuat pengelolaan lingkungan melalui inovasi, optimalisasi sumber daya, serta kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.