JAKARTA – Upaya pencegahan aksi tawuran terus diperkuat aparat kepolisian di Ibu Kota. Patroli gabungan Satuan Brimob Polda Metro Jaya dan Patroli Presisi Polres Metro Jakarta Timur berhasil menggagalkan rencana tawuran di wilayah Jakarta Timur, Kamis (23/1/2026) dini hari. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan empat pemuda serta menyita sejumlah senjata tajam.
Patroli yang dimulai sekitar pukul 01.00 WIB itu menyasar sejumlah titik rawan, meliputi lokasi yang kerap menjadi arena tawuran, daerah rawan pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor, kawasan hiburan malam, hingga ruas jalan yang sering digunakan untuk balap liar.
Saat melakukan pemantauan di Flyover Pasar Rebo, petugas mencurigai dua pemuda yang diduga hendak terlibat aksi tawuran. Pengembangan kemudian dilakukan hingga ke wilayah Kramat Jati, yang berujung pada pengamanan dua pemuda lainnya. Dari tangan para pelaku, polisi menyita beberapa senjata tajam, termasuk sebilah samurai, serta dua buah cobek yang diduga akan digunakan sebagai alat kekerasan.
Seluruh pemuda beserta barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Kramat Jati guna menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol Henik Maryanto, menegaskan bahwa patroli gabungan merupakan langkah preventif untuk menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. “Penyitaan sejumlah senjata tajam ini merupakan bentuk pencegahan agar aksi tawuran dan kejahatan jalanan dapat digagalkan sejak dini,” ujarnya.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. “Masyarakat dapat memanfaatkan layanan darurat 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian. Polri siap hadir memberikan pelayanan dan perlindungan,” katanya.
