JATENG – Program Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN) dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus menjadi solusi praktis bagi masyarakat perkotaan yang sibuk pada hari kerja. Layanan ini menyasar pemohon perorangan yang mengurus administrasi pertanahan secara langsung tanpa kuasa, dengan proses yang cepat dan efisien.
Salah satu pengguna PELATARAN adalah Eni (58), warga Kecamatan Semarang Barat, yang telah memanfaatkan layanan ini sebanyak tiga kali untuk mengurus berbagai keperluan tanah miliknya.
“Saya sudah tiga kali datang ke kantor ini pada hari Sabtu. Pelayanannya cepat, dari yang pertama sampai yang ketiga ini juga cepat,” ujar Eni usai mengajukan berkas permohonan di Kantor Pertanahan Kota Semarang.
Eni mengaku, saat masih aktif sebagai Aparatur Sipil Negara, ia nyaris tidak memiliki waktu luang untuk mengurus administrasi tanah. Kehadiran layanan akhir pekan menjadi solusi yang sangat membantunya. Pada kunjungan pertama, ia datang untuk mencari informasi dan mengetahui persyaratan. Kunjungan kedua digunakan untuk penyerahan berkas serta validasi persil. Pada kunjungan ketiga, Eni menyelesaikan penghapusan hak tanggungan atau roya dari bank.
“Dari kemarin-kemarin juga cepat, paling lama setengah jam saja,” tuturnya.
Testimoni positif juga disampaikan Santi (30), ibu rumah tangga yang sebelumnya berprofesi sebagai desainer di Semarang. Ia menilai PELATARAN sangat meringankan beban warga kota dengan jadwal aktivitas yang padat.
“Saya pilih PELATARAN karena Senin sampai Jumat ada aktivitas. Jadi Sabtu waktunya lebih longgar. Sangat membantu, terutama bagi yang liburnya Sabtu dan Minggu,” ungkap Santi.
Ia berharap program PELATARAN dapat terus dipertahankan secara berkelanjutan guna mendukung masyarakat yang hanya memiliki waktu luang di akhir pekan.
Program PELATARAN diselenggarakan setiap akhir pekan pukul 08.00 hingga 12.00 WIB di berbagai Kantor Pertanahan kabupaten dan kota. Layanan ini dirancang khusus bagi pemohon langsung agar proses berjalan lebih efisien, tepat sasaran, dan akuntabel.
Inisiatif ini mencerminkan komitmen Kantor Pertanahan dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, ramah, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya pekerja dengan keterbatasan waktu di hari kerja.
Dengan semakin populernya PELATARAN, diharapkan semakin banyak warga yang mengurus sertifikat tanah dan administrasi pertanahan secara mandiri tanpa terkendala waktu.