Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor, Suryanto Putra, mengungkapkan bahwa proses pembebasan lahan masih berlangsung hingga pertengahan Juli 2025.
“Pembebasan lahannya ditargetkan selesai tahun ini, yang saat ini masih dalam proses,” kata Suryanto, Sabtu (19/7/2025).
Ia menambahkan, fokus pengerjaan tahun ini adalah jalur lambat sepanjang 2,252 kilometer dengan anggaran Rp33 miliar, belum termasuk dana pembebasan lahan yang masih menunggu pencairan.
“Semua jalur lambat ditargetkan selesai tahun ini, di luar pembangunan jembatan. Kami masih menunggu prosesnya. Kalau sudah siap, pekerjaan fisik langsung dikerjakan,” ujar Suryanto.
Proyek ini, lanjutnya, sedang dalam tahap pengurusan dokumen pengadaan lahan, dengan sekitar 7.000 meter persegi masih dalam proses verifikasi.
Jalan Bomang, yang menghubungkan Jalan Raya Jakarta–Bogor dengan Jalan Raya Parung, memiliki panjang total sekitar 8,5 kilometer.
Proyek ini sempat terhenti selama beberapa tahun akibat keterbatasan anggaran dan kendala lainnya. Kini, dengan dorongan kuat dari Bupati Bogor Rudy Susmanto, pembangunan kembali dilanjutkan untuk mewujudkan visi pemimpin terdahulu.
“Proyek ini akan menjadi salah satu tonggak penting dalam upaya pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bogor,” tegas Suryanto.
Jalan ini menjadi pilihan utama bagi pengguna sepeda motor dari Cibinong menuju Kemang dan Parung. Keberadaannya diharapkan tidak hanya mempersingkat waktu tempuh, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui akses yang lebih mudah ke kawasan permukiman dan potensi usaha seperti ruko.
Namun, tantangan masih ada. Anggaran daerah yang terbatas membuat Pemkab Bogor mengajukan bantuan ke pemerintah pusat untuk tahap akhir proyek, termasuk rencana pembangunan flyover yang membutuhkan dana hingga Rp1 triliun.
Selain itu, KNPI Kemang mengingatkan pentingnya penerangan jalan untuk keselamatan pengguna serta perlindungan hak masyarakat terdampak pembebasan lahan.
Dengan percepatan yang dilakukan, masyarakat Bogor berharap Jalan Bomang segera rampung dan memberikan manfaat maksimal. Proyek ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga simbol komitmen untuk masa depan yang lebih terhubung dan sejahtera