JAKARTA – Kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan gangguan kesehatan serius lainnya. Salah satu aspek penting yang harus diperhatikan penderita kolesterol tinggi adalah pola makan, terutama konsumsi daging.
Beberapa jenis daging mengandung lemak jenuh tinggi yang dapat memperburuk kadar kolesterol dalam darah.
Berikut daftar jenis daging yang sebaiknya dihindari atau dibatasi bagi penderita kolesterol:
1. Daging Merah Berlemak
Daging sapi dan kambing masih bisa dikonsumsi dalam jumlah terbatas, namun bagian berlemak seperti iga, brisket, dan T-bone sebaiknya dihindari karena tinggi lemak jenuh yang dapat meningkatkan kolesterol LDL (kolesterol jahat).
2. Daging Olahan
Produk seperti sosis, nugget, dan ham mengandung lemak jenuh, natrium tinggi, serta bahan tambahan yang dapat memicu peradangan. Konsumsi daging olahan juga dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung.
3. Kulit Ayam dan Unggas
Meski daging ayam tergolong lebih sehat, bagian kulitnya mengandung lemak jenuh tinggi. Disarankan memilih dada ayam tanpa kulit dan mengolahnya dengan cara dipanggang atau direbus.
4. Jeroan
Organ dalam seperti hati, usus, paru, otak, dan babat mengandung kolesterol sangat tinggi. Meski kaya nutrisi tertentu, jeroan berisiko meningkatkan kadar kolesterol secara signifikan.
5. Daging dengan Lemak Trans
Daging yang digoreng berulang kali atau dimasak dengan teknik deep frying dapat menghasilkan lemak trans—jenis lemak paling berbahaya karena dapat menaikkan kolesterol jahat dan menurunkan kolesterol baik. Menu seperti ayam goreng tepung, daging goreng tepung, dan fast food berbasis daging sebaiknya dihindari.
Tips Aman Konsumsi Daging
- Pilih daging rendah lemak seperti dada ayam tanpa kulit atau ikan
- Batasi konsumsi daging maksimal 2–3 kali per minggu
- Gunakan metode memasak sehat: kukus, rebus, atau panggang tanpa minyak berlebih
- Sertakan sayuran dan serat untuk membantu menurunkan kolesterol
Dengan pemilihan jenis daging yang tepat dan pengaturan porsi yang bijak, penderita kolesterol tinggi tetap bisa menikmati hidangan daging tanpa mengorbankan kesehatan