JAKARTA – Tanggal 28 Juli menjadi saksi sejumlah peristiwa bersejarah yang mengguncang dunia dan Indonesia. Dari wafatnya Pahlawan Nasional Abdulrachman Saleh hingga pemicu Perang Dunia I, berikut rangkuman peristiwa penting yang terjadi pada hari ini, dirangkum dari berbagai sumber terpercaya untuk menambah wawasan sejarah Anda.
Wafatnya Pahlawan Nasional Abdulrachman Saleh
Pada 28 Juli 1947, Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya, Marsekal Muda TNI (Anumerta) Prof. dr. Abdulrachman Saleh, yang akrab disapa “Karbol”. Lahir di Jakarta pada 1 Juli 1909, Abdulrachman Saleh dikenal sebagai pelopor Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI), tokoh pendiri Radio Republik Indonesia (RRI), dan bapak fisiologi kedokteran Indonesia.

Ia gugur di Maguwoharjo, Sleman, pada usia 38 tahun dalam sebuah kecelakaan pesawat saat menjalankan tugas negara.
Atas jasanya kepada negara, Abdulrachman Saleh mendapat gelar Pahlawan Nasional. Dedikasinya dalam dunia penerbangan dan penyiaran menjadi warisan tak ternilai bagi bangsa.
Perang Dunia I Meletus
Pada 28 Juli 1914, dunia memasuki babak kelam sejarah dengan dimulainya Perang Dunia I. Dipicu oleh deklarasi perang Austria-Hungaria terhadap Serbia, konflik ini meluas menjadi perang global yang berpusat di Eropa.

Perang besar yang menelan banyak sekali korban jiwa itu berlangsung sampai 11 November 1918. Melibatkan Blok Sekutu (Inggris, Prancis, Rusia) dan Blok Sentral (Jerman, Austria-Hungaria, Italia), perang ini merenggut lebih dari 9 juta nyawa prajurit dan mengubah peta geopolitik dunia.
Reformasi Daendels di Yogyakarta
Pada 28 Juli 1808, Gubernur Jenderal Hindia Belanda Herman Willem Daendels mengeluarkan kebijakan baru yang mengguncang struktur pemerintahan di Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.

Ia mengganti posisi Residen dengan Minister, menjadikan kedudukannya setara dengan Sultan dan Sunan.
Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya Belanda untuk memperketat kontrol kolonial di Jawa dan meninggalkan dampak signifikan pada hubungan politik lokal.
Peristiwa Lain yang Tak Kalah Penting
Selain tiga peristiwa utama di atas, 28 Juli juga mencatat momen bersejarah lainnya. Pada 1821, José de San Martín memproklamasikan kemerdekaan Peru dari Spanyol, menandai babak baru bagi negara Amerika Selatan tersebut.
Sementara pada 1995, Vietnam resmi bergabung sebagai anggota ASEAN, mengubah lambang organisasi menjadi sepuluh batang padi, simbol persatuan negara-negara Asia Tenggara.
Peristiwa-peristiwa ini bukan sekadar catatan sejarah, tetapi juga cerminan perjuangan, konflik, dan perubahan yang membentuk dunia modern.
Dari pengorbanan Abdulrachman Saleh untuk Indonesia hingga skala global Perang Dunia I, 28 Juli mengajak kita untuk merenungkan dampak sejarah terhadap masa kini.
