Badan SAR Nasional (Basarnas) Banda Aceh terus memperkuat operasi penyelamatan korban banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh. Sejak Selasa (25/11), tim SAR bekerja tanpa henti untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir dan terisolasi akibat rusaknya akses transportasi.
Hingga Sabtu (29/11) pukul 17.00 WIB, Basarnas melaporkan sebanyak 1.051 warga berhasil diselamatkan dan dipindahkan ke lokasi aman. Namun, bencana ini juga menimbulkan korban jiwa, 24 orang meninggal dunia dan 7 lainnya masih dalam pencarian oleh tim gabungan.
Kepala Basarnas Banda Aceh, Ibnu Harris Al Hussain, menegaskan bahwa penyelamatan warga adalah prioritas utama. Dia menyampaikan bahwa medan berat dan curah hujan tinggi menjadi tantangan besar bagi tim SAR yang terus bergerak di lapangan.
Koordinasi antarunit SAR, TNI, Polri, dan relawan kini menjadi kunci percepatan penanganan evakuasi menyusul semakin luasnya daerah terisolasi.
Berikut update Basarnas untuk wilayah Medan Nias, Padang dan Aceh untuk update per Sabtu (29/11) pukul 14.00 WIB :


