Untuk memastikan ketersediaan LPG 3 kg tetap optimal bagi masyarakat, Pertamina Patra Niaga menyalurkan tambahan pasokan hingga 3,9 juta tabung pada minggu pertama Februari 2025.
“Penyaluran tambahan masih terus dilakukan di seluruh wilayah. Sebanyak 3,9 juta tabung disalurkan secara bertahap minggu ini. Tim Pertamina Patra Niaga juga turun langsung ke lapangan bersama Kementerian dan pihak terkait untuk pengecekan,” ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari.
Heppy menegaskan bahwa sub pangkalan telah kembali aktif, dan pembelian LPG 3 kg oleh sub pangkalan dilayani seperti biasa melalui pangkalan resmi. “Dengan tambahan pasokan dan aktifnya sub pangkalan, diharapkan masyarakat semakin mudah mendapatkan LPG 3 kg di lapangan,” tambahnya.
Khusus wilayah Jawa Bagian Barat, termasuk DKI Jakarta, Pertamina menyalurkan tambahan hingga 2,5 juta tabung LPG 3 kg.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan, mengatakan bahwa langkah ini bertujuan memperkuat stok LPG di semua tingkatan distribusi, mulai dari agen hingga sub-pangkalan.
“Pertamina terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Hiswana Migas, agen, pangkalan, dan sub-pangkalan agar distribusi LPG 3 kg tetap lancar dan terkendali. Kami juga berharap masyarakat membeli LPG sesuai ketentuan dan peruntukannya,” ujar Eko.
Langkah normalisasi ini dilakukan mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto, yang meminta agar distribusi LPG 3 kg berjalan optimal, terutama sebagai persiapan menyambut bulan Ramadan.
Bagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan LPG 3 kg, dapat mengunjungi pangkalan resmi terdekat yang dapat diakses melalui link ptm.id/infolpg3kg atau menghubungi Pertamina Call Center di 135.
