JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy tengah mempersiapkan pertemuan bilateral. Trump menyatakan dirinya ingin menyaksikan terlebih dahulu bagaimana kedua pemimpin tersebut menangani pembicaraan sebelum mempertimbangkan keterlibatan langsung.
Dalam wawancara via telepon di program “The Mark Levin Show”, Trump menyampaikan keyakinannya bahwa pertemuan awal sebaiknya berlangsung tanpa kehadirannya.
“Saya pikir akan lebih baik jika mereka bertemu tanpa saya, hanya untuk melihat. Saya ingin melihat apa yang terjadi. Anda tahu, mereka memiliki hubungan yang sulit, sangat buruk, sangat buruk. Dan sekarang kita lihat bagaimana mereka akan menghadapinya dan, jika perlu, dan mungkin memang begitu, tetapi jika perlu, saya akan pergi dan mungkin saya bisa menyelesaikannya,” ujar Trump.
Ia menambahkan bahwa proses persiapan pertemuan sedang berlangsung dan dirinya memilih untuk menunggu hasilnya.
“Saya hanya ingin melihat apa yang terjadi di pertemuan itu. Jadi, mereka sedang dalam proses mempersiapkannya, dan kita lihat saja nanti,” tambahnya.
Sehari sebelumnya, Trump menjamu Zelenskyy bersama para pemimpin negara-negara Eropa dan NATO di Gedung Putih. Pertemuan tersebut membahas langkah diplomatik lanjutan guna mengakhiri konflik Rusia-Ukraina.
Usai pertemuan, Trump menghubungi Putin untuk mulai mengatur pertemuan antara kedua pemimpin.
“Setelah pertemuan, saya menelepon Presiden Putin dan mulai mengatur pertemuan, di lokasi yang akan ditentukan, antara Presiden Putin dan Presiden Zelenskyy. Setelah pertemuan itu, kami akan mengadakan pertemuan tiga arah, yang akan dihadiri oleh kedua Presiden, ditambah saya sendiri,” tulis Trump di platform Truth Social.