Lewis Hamilton berjanji “tidak akan menyerah” usai mengalami akhir pekan yang sulit di ajang Grand Prix Sao Paulo 2025 di Sirkuit Interlagos, Brasil.
Pebalap tujuh kali juara dunia itu terpaksa mundur dari balapan pada Lap 1 setelah mobil Ferrarinya mengalami kerusakan parah akibat dua insiden beruntun di awal lomba.
Hamilton lebih dulu disenggol oleh Carlos Sainz (Williams), sebelum kemudian bertabrakan dengan Franco Colapinto di lintasan lurus start-finish. Benturan dengan Colapinto menyebabkan sayap depan mobilnya rusak, yang kemudian turut memengaruhi bagian bawah mobil (underfloor).
Karena mobil tidak lagi bisa dikendalikan dengan baik, Ferrari akhirnya memintanya masuk pit dan menghentikan balapan.
Akhir Pekan Suram untuk Hamilton dan Ferrari
Balapan ini menambah panjang daftar hasil buruk Hamilton selama akhir pekan di Brasil. Ia sebelumnya gagal menembus SQ2 dan Q2 dalam dua sesi kualifikasi.
Kesialan juga menimpa Ferrari secara keseluruhan. Tim Kuda Jingkrak itu kini turun ke posisi empat klasemen konstruktor, memicu pernyataan tegas dari Ketua Ferrari, John Elkann.
Elkann dikabarkan meminta Hamilton dan rekan setimnya, Charles Leclerc, untuk lebih fokus pada performa di lintasan ketimbang berbicara di luar arena.
Menanggapi itu, Leclerc sempat menulis pesan singkat di Instagram pribadinya yang menyerukan “persatuan” dalam tim.
Tak lama kemudian, Hamilton juga menulis pesan di akun Instagram-nya:
“Brazil, terima kasih untuk semua cinta yang selalu kalian berikan. Akhirnya, ini bukan hasil yang kami inginkan. Rasanya mengecewakan, apalagi setelah progres bagus, tapi kami akan terus melangkah. Aku percaya pada timku. Aku percaya pada diriku sendiri. Aku tidak akan menyerah — tidak sekarang, tidak dulu, tidak akan pernah.”
