Ramainya percakapan di media sosial dan tingginya popularitas tokoh dinilai belum tentu berbanding lurus dengan hasil di Pileg.
Berbeda dengan Pilpres yang berpusat pada figur, Pileg menuntut kekuatan caleg di tiap dapil untuk benar-benar bersaing dan merebut kursi.
Karena itu, muncul pandangan bahwa PSI tak bisa hanya mengandalkan efek elektoral Jokowi, tetapi juga harus memastikan kualitas dan daya saing setiap calegnya di semua level.