Sebanyak enam penumpang KRL Commuter Line sempat terjebak di dalam lift Peron 11-12 Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (7/10/2026) sore. Insiden tersebut berhasil ditangani dengan cepat oleh petugas stasiun yang melakukan evakuasi manual.
Berdasarkan rekaman video yang beredar di media sosial, proses evakuasi berlangsung dramatis. Dua petugas stasiun dibantu warga berupaya membuka paksa pintu lift menggunakan alat bantu tongkat hingga seluruh penumpang berhasil diselamatkan.
Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, mengonfirmasi insiden itu terjadi sekitar pukul 18.13 WIB. Kejadian terdeteksi usai petugas keamanan di area hall lantai 1 mendengar bunyi alarm darurat dari fasilitas lift tersebut.
“Petugas segera menuju lokasi dan menemukan enam penumpang terjebak di dalamnya. Dari hasil pengecekan, lift mengalami kendala teknis pada sistem pintu sehingga gagal terbuka, dengan posisi kotak lift tidak sejajar dengan lantai peron,” terang Leza, Rabu (7/10/2026).
Proses Evakuasi 5 Menit dan Penanganan Korban
Selama proses evakuasi, petugas terus memberikan imbauan agar para pengguna KRL di dalam lift tetap tenang. Pintu lift akhirnya berhasil dibuka secara manual pada pukul 18.18 WIB, atau sekitar lima menit sejak alarm berbunyi.
Seluruh penumpang dievakuasi dalam kondisi selamat. Pihak KAI Commuter sempat mengarahkan para pengguna untuk mendatangi Pos Kesehatan (Poskes) guna pemeriksaan medis, namun seluruhnya memilih untuk langsung melanjutkan perjalanan.
Fasilitas Sempat Ditutup untuk Perbaikan
Pasca-kejadian, akses lift Peron 11-12 sempat ditutup sementara demi keselamatan pengguna. KAI Commuter berkoordinasi dengan BTP Kelas I Jakarta untuk menerjunkan tim teknisi ke lokasi pada pukul 18.47 WIB guna pemeriksaan dan perbaikan menyeluruh.
Saat ini fasilitas lift dilaporkan sudah kembali beroperasi normal di bawah pemantauan ketat tim teknis.
“KAI Commuter memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami bersama BTP Kelas I Jakarta berkomitmen untuk terus menjaga keamanan serta kenyamanan seluruh pengguna jasa,” pungkas Leza.