JAKARTA – PLN Indonesia Power (PLN IP) terus memperkuat peran strategisnya dalam menjamin keandalan pasokan listrik, khususnya di kawasan timur Indonesia.
Melalui pembentukan Unit Bisnis Pembangkitan Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara, perusahaan ini menegaskan komitmennya untuk menghadirkan energi berkualitas yang menyentuh wilayah-wilayah terluar sekalipun.
Langkah ini bukan sekadar menjaga suplai energi, melainkan juga menjadi penggerak roda ekonomi lokal dan nasional. Dengan listrik yang andal dan merata, peluang investasi dan aktivitas ekonomi di Papua, Maluku, serta Nusa Tenggara diharapkan semakin berkembang.
Direktur Utama PLN Indonesia Power, Edwin Nugraha Putra, menekankan pentingnya kawasan timur dalam pembangunan nasional secara menyeluruh.
“Wilayah timur Indonesia memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, PLN Indonesia Power berkomitmen untuk memastikan keandalan.”
“Kemudian keberlanjutan pasokan listrik merupakan tanggung jawab kami untuk menghadirkan terang dan harapan bagi seluruh pelosok negeri,” ujar Edwin dalam keterangan tertulis, Minggu (18/5/2025).
14 Pembangkit dan Proyek Baru
PLN IP saat ini mengelola 14 unit pembangkit listrik yang tersebar di kawasan timur, sebagai tulang punggung pasokan energi di wilayah tersebut.
Di samping itu, dua proyek pembangkit baru—PLTMG Sumbawa II dan Kupang Peaker—telah disiapkan guna memenuhi kebutuhan listrik masa depan yang terus meningkat.
“Kami berkomitmen mendukung beyond RKAP 2025 High Quality Growth dengan menjaga pasokan listrik sebesar 475 MW di wilayah timur.”
“Kedepan kami juga akan menyiapkan proyek PLTMG Sumbawa II dan Kupang Peaker untuk memenuhi kebutuhan energi masa depan,” ujarnya.
Upaya ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang PLN IP untuk memastikan bahwa wilayah timur tidak tertinggal dalam hal infrastruktur energi, sekaligus mendorong transformasi ekonomi digital dan industri di daerah tertinggal.
Komisaris Utama PLN IP, Iskandar Simorangkir, turut mengapresiasi dedikasi para petugas di lapangan yang menjaga agar pembangkit tetap beroperasi dengan optimal.
Peran mereka sangat vital dalam memastikan distribusi listrik berjalan efisien dan berdampak nyata bagi masyarakat setempat.
“Terima kasih untuk semua insan PLN IP di wilayah timur. Bersama kalian, listrik tak hanya menyala, tapi juga menggerakkan perekonomian Indonesia,” kata Iskandar saat meninjau PLTMG Jayapura dan PLTMG Sorong, masing-masing berkapasitas 50 MW.
PLN IP juga menegaskan kembali dukungan untuk mempercepat pembangunan di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) melalui penyediaan listrik yang berkelanjutan, efisien, dan terjangkau.
Hal ini sejalan dengan agenda pembangunan inklusif yang mendorong kesejahteraan merata di seluruh negeri.***