PT PLN (Persero) berhasil menyelesaikan pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) berkapasitas 150 kilovolt (kV) Kendawangan-Sukamara, ditandai dengan pemberian tegangan pertama (energize) pada Kamis (14/11). Proyek ini mencapai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga 81,05%, menunjukkan komitmen PLN dalam mendukung industri lokal.
Infrastruktur kelistrikan ini memperkuat keandalan pasokan listrik di Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Sukamara, sekaligus menjadi langkah signifikan menuju interkoneksi kelistrikan di seluruh Pulau Kalimantan.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan pentingnya infrastruktur ini dalam mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah. “Proyek ini menciptakan jaringan listrik yang lebih andal dan efisien, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat dan industri di Kalimantan,” jelasnya.

Senada dengan itu, Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Wiluyo Kusdwiharto, menyebut SUTT ini sebagai elemen strategis dalam rencana interkoneksi listrik se-Pulau Kalimantan.
“SUTT 150 kV Kendawangan-Sukamara sangat penting untuk membagi pasokan listrik antara wilayah barat dan tengah Kalimantan, melistriki daerah sekitarnya, dan meningkatkan stabilitas sistem kelistrikan,” ujar Wiluyo.
SUTT ini mencakup total lintasan sepanjang 302,38 kilometer sirkit (kms) dengan 438 titik tower, melintasi 16 desa di 8 kecamatan di Kabupaten Ketapang dan Sukamara. Meski menghadapi tantangan geografis, PLN berhasil menyelesaikan proyek ini dengan dukungan tim yang solid dan kolaborasi berbagai pihak.
“Medan di Kalimantan sangat menantang, namun kami berhasil menyelesaikannya. Ini adalah bukti nyata kesiapan PLN menghadapi tantangan demi mewujudkan ketahanan energi yang berkelanjutan,” ujar Dicky Saputra, Pelaksana Harian General Manager PLN UIP Kalimantan Bagian Barat.
Bupati Ketapang, Martin Rantan, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan proyek ini yang membawa dampak langsung bagi masyarakat. “Infrastruktur ini memastikan pasokan listrik yang lebih stabil dan andal, mendukung sektor vital seperti industri, pendidikan, dan kesehatan,” ungkapnya.
Dengan selesainya SUTT Kendawangan-Sukamara, PLN semakin dekat dengan visinya untuk menciptakan interkoneksi listrik yang efisien dan saling menopang di seluruh Kalimantan, mendukung pemerataan energi yang berkelanjutan.