JAKARTA – Kabar duka menyelimuti keluarga besar PDI Perjuangan. Politisi muda Brando Susanto meninggal dunia setelah sempat memberikan sambutan dalam acara Halal Bihalal DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta di Jakarta International Velodrome, Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (27/4/2025).
Brando Susanto, yang menjabat sebagai Ketua Pelaksana acara, tiba-tiba tersungkur saat berbicara di atas panggung.
Insiden tersebut terjadi di hadapan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno yang juga hadir dalam kegiatan itu.
Diduga kuat, serangan jantung menjadi penyebab Brando kehilangan kesadaran. Meski tim medis bergerak cepat dan membawa Brando ke Rumah Sakit Columbia Asia, nyawanya tidak tertolong.
Politisi yang juga dikenal sebagai anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta itu wafat pada usia 47 tahun.
Detik-Detik Brando Susanto Hembuskan Napas Terakhir
Berdasarkan laporan teropongnews di lokasi, suasana berubah haru ketika Brando tiba-tiba jatuh di atas panggung.
Sejumlah orang yang berada di sekitarnya segera berupaya memberikan pertolongan pertama sebelum tim medis mengambil alih dan membawanya ke rumah sakit terdekat.
Tak berselang lama, kabar duka dikonfirmasi langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di hadapan seluruh peserta acara.
“Saudara-saudara sekalian dalam kesempatan ini, saya ingin mengucapkan duka yang mendalam. Innalillahi wainailahi rajiun.”
“Sahabat kita, teman kita, ketua panitia kita yang kita saksikan bersama-sama dalam memberikan sambutan,” ujar Pramono dengan suara bergetar.
Sambil menahan tangis, Pramono melanjutkan, “Saya baru mendapatkan kabar kalau sahabat kita Brando meninggal dunia.”
Sosok Pejuang Hingga Akhir Hayat
Dalam sambutannya, Pramono menggambarkan Brando sebagai teladan bagi warga Jakarta. Ia menegaskan, dedikasi Brando patut dihargai karena tetap bekerja keras hingga akhir hayatnya.
“Karena apa yang dilakukan sahabat kita. Saudara kita Brando merupakan contoh bagi kita semua. Bekerja sampai dengan akhir hayatnya,” tambah Pramono.
Pramono bersama Wakil Gubernur Rano Karno, yang akrab disapa Bang Doel, menyampaikan penghormatan terakhir atas dedikasi dan perjuangan Brando.
“Saudara Brando, saya atas nama gubernur dan Bang Doel atas nama wakil gubernur mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan juga apa yang saudara berikan kepada kami semua. Brando, terima kasih. Selamat jalan Brando,” tutup Pramono.
Usai sambutan tersebut, seluruh rangkaian acara resmi dihentikan dan para peserta menggelar doa bersama untuk mengenang dan mendoakan almarhum Brando Susanto.***