Live Program Jelajah UHF Digital

Polres Malang Larang Acara Battle Sound karena Sering Merugikan Masyarakat

Malang – Menyikapi keprihatinan masyarakat atas acara battle sound, mulai hari Rabu (6/9), Polres Malang telah mengambil keputusan untuk tidak lagi mengizinkan acara cek sound dan battle sound horeg dalam rangka peringatan HUT Republik Indonesia di seluruh wilayah Kabupaten Malang.

Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai faktor terkait dampak negatif yang ditimbulkan oleh gelaran sound sistem horeg, seperti kerusakan fasilitas umum dan pribadi, konsekuensi sosial yang muncul, serta banyaknya keluhan dari masyarakat yang merasa terganggu.

Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, melalui Kasi Humas, Iptu Ahmad Taufik, menjelaskan bahwa Polres Malang telah mengambil tindakan tegas untuk tidak lagi memberikan izin terkait acara sound system atau battle sound horeg di wilayah Kabupaten Malang.

“Mulai saat ini, Polres Malang tidak akan mengeluarkan izin cek sound atau battle sound, tanpa batas waktu yang ditentukan,” ungkap Taufik di Mapolres Malang pada Rabu (6/9).

Bahkan, jika ditemukan gelaran sound system yang tidak memiliki izin, pihak kepolisian akan mengambil tindakan tegas dengan menyita kendaraan yang terlibat dan membubarkan acara tersebut. Taufik menegaskan, “Dalam Surat Edaran (SE), poin pertama mengharuskan acara tersebut memiliki izin kepolisian. Jika tidak mematuhi peraturan tersebut, maka kami dari Polres, polsek, satpol PP, dan perangkat desa akan mengambil tindakan tegas, menyita kendaraan, dan membubarkan acaranya.”

Mengingat banyaknya acara sound system horeg yang mengklaim sebagai karnaval, Taufik menyatakan bahwa ia akan melakukan pengecekan lapangan secara langsung untuk memastikan kepatuhan terhadap izin acara.

“Meskipun telah mendapatkan izin, kami akan melakukan inspeksi lapangan. Pihak penyelenggaran juga akan dipanggil untuk memastikan bahwa acara karnaval tidak akan melibatkan sound system,” tambahnya.

Acara Battle Sound memang banyak menimbulkan kerugian pada masyarakat. Mulai dari atap warga kena bongkar karena menghalangi truk yang membawa Sound Horeg, jembatan dirusak agar truk sound bisa lewat, hingga rumah warga ambruk karena getaran Sound Horeg.

Masyarakat menganggap Battle Sound tidak bermanfaat dan meminta aparat berwenang untuk menindak tegas.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *