JAKARTA – Arus balik Lebaran 2026 menjadi perhatian utama setelah Polri memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 hingga hari ke-10 berlangsung aman dan kondusif meski pergerakan lalu lintas masih dinamis di berbagai titik strategis.
Data terbaru menunjukkan lebih dari 2 juta kendaraan telah keluar dari Jakarta atau sekitar 56,9 persen dari total proyeksi, menandakan arus mudik belum sepenuhnya usai dan pergerakan kendaraan masih terus berlangsung.
Situasi ini memperlihatkan tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur Lebaran yang berpotensi berlanjut pada fase arus balik dalam beberapa hari ke depan.
Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol Marupa Sagala, menegaskan bahwa puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24 Maret serta gelombang berikutnya pada 28 hingga 29 Maret 2026.
Ia mengingatkan masyarakat untuk mengatur jadwal perjalanan secara cermat guna menghindari penumpukan kendaraan di jalur utama.
“Pengaturan waktu perjalanan menjadi kunci agar masyarakat dapat terhindar dari kepadatan saat arus balik,” ujar Marupa dalam unggahan di akun Instagram Humas Polri, Senin..
Polri juga mendorong masyarakat memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) sebagai solusi untuk mengurai kepadatan lalu lintas.
Selain itu, diskon tarif tol yang berlaku pada 26 hingga 27 Maret 2026 diharapkan mampu mendistribusikan arus kendaraan secara lebih merata.
Di sisi lain, faktor keselamatan tetap menjadi prioritas utama yang tidak boleh diabaikan oleh para pemudik.
Pengendara diminta memastikan kondisi fisik tetap prima serta kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum memulai perjalanan kembali.
Tidak hanya di jalan, kewaspadaan juga perlu ditingkatkan saat masyarakat mengunjungi destinasi wisata selama libur Lebaran.
Koordinasi lintas instansi dan kesiapan petugas di lapangan menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran arus balik tahun ini.
Dengan perencanaan perjalanan yang matang dan kepatuhan terhadap imbauan petugas, arus balik Lebaran 2026 diharapkan dapat berlangsung aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.***



