JAKARTA – Presiden Republik Indonesia ke-8, Prabowo Subianto, kembali menunjukkan keseriusannya dalam meringankan beban masyarakat. Keputusan pemerintah yang hanya menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk barang-barang mewah menjadi salah satu buktinya.
Meski sempat menjadi bahan polemik, Prabowo dinilai berhasil menangani isu tersebut dengan baik.
Hal ini disampaikan oleh Saleh Partaonan Daulay, Wakil Ketua Umum DPP PAN sekaligus Ketua Komisi VII DPR RI.
Menurut Saleh, Presiden Prabowo tidak hanya konsisten menjalankan undang-undang, tetapi juga berhasil menunjukkan komitmennya dalam melindungi masyarakat kecil.
“Prinsipnya, Prabowo konsisten menjalankan UU. Namun, tetap konsisten juga melindungi kepentingan masyarakat kecil. Keputusan tetap dijalankan, dan hanya masyarakat yang mampu yang dibebani,” ujar Saleh.
Ia juga menegaskan bahwa isu kenaikan PPN untuk semua produk tidak benar. “Kemarin kan sempat ramai. Katanya, PPN naik pada semua produk. Padahal, Prabowo tidak pernah sedikit pun berpikir membebani masyarakat kurang mampu. Bahkan sebaliknya, sudah puluhan kebijakan yang diambil sebagai bagian dari paket pemberdayaan masyarakat,” lanjutnya.
Keputusan terbaru menetapkan bahwa tarif PPN untuk barang dan jasa umum tetap 11%, sementara beberapa barang dan jasa tertentu yang tarifnya 0% tidak akan berubah. PPN 12% hanya diberlakukan untuk barang-barang mewah.
“Apa itu barang mewah? Sudah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 15 Tahun 2023. Termasuk jet pribadi, yacht, apartemen, kondominium, pesawat udara, balon udara, helikopter, kapal mewah, dan barang-barang mewah dan luxury lainnya,” jelas Saleh.
Dengan kebijakan ini, Saleh mengimbau semua pihak untuk berhenti berpolemik dan mendukung keputusan tersebut. Menurutnya, kebijakan ini menjadi bukti keberpihakan Presiden Prabowo kepada rakyat kecil.
“Tolong dicatat. Prabowo selalu hadir aktif dalam menyelesaikan setiap potensi masalah yang ada. Tidak hanya melepas pada kementerian terkait. Tetapi dia ada di sana untuk mencari solusi komprehensif bagi bangsa dan negara,” pungkas Saleh.