JAKARTA – Mabes TNI siap mengirimkan pasukan untuk melaksanakan misi perdamaian di Gaza, Palestina. Pasukan perdamaian dari Indonesia yang akan diterjunkan itu di bawah bendera PBB.
“TNI siap melaksanakan tugas operasi perdamaian di bawah bendera PBB kemanapun jika sudah menjadi perintah negara,” Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Nugraha Gumilar melalui pesan singkat yang diterima wartawan, Selasa (4/6/2024).
Gumilar menegaskan misi perdamaian di suatu negara yang berkonflik merupaka salah satu tugas negara. Hal itu juga sudah tercantum dalam alinea ke empat pembukaan UUD 1945.
Hanya saja, Gumilar belum bisa merinci berapa banyak pasukan yang akan diterjunkan. Ia juga belum bisa memastikan kapan pengerahan pasukan perdamaian ke Gaza akan dilakukan.
Untuk diketahui, sebelumnya Menhan Prabowo Subianto menyoroti keadaan di Gaza, Palestina.
Untuk itu, ia menegaskan bahwa Indonesia siap berkontribusi lebih dalam menciptakan perdamaian di tengah konflik yang berkecamuk di Gaza. Bahkan,
Prabowo mengaku TNI siap melaksanakan misi perdamaian di bawah naungan Persatuan Bangsa Bangsa (PBB).
“Kami juga siap segera mengirimkan tenaga medis untuk mengoperasikan rumah sakit lapangan di Gaza dengan persetujuan semua pihak. Indonesia juga sangat bersedia mengevakuasi dan merawat warga Palestina yang terluka dan yang membutuhkan perawatan di rumah sakit Indonesia,” kata Prabowo ketika tampil sebagai pembicara dalam sesi Special Address pada forum IISS Shangri-La Dialogue 2024 yang dilaksanakan di Hotel Shangri-La, Singapura, Sabtu (1/6).
Menurutnya, berkontribusi dalam menciptakan perdamaian dunia menjadi salah satu misi Indonesia di panggung internasional.
Beragam upaya pun dilakukan Indonesia dalam meredam konflik salah satunya melalui pendekatan dialog inklusif dan kerja sama konkret, serta menjunjung tinggi hukum internasional.
Dalam hal konflik yang ada di Gaza, Prabowo meyakini seluruh negara di bawah naungan PBB harus berkolaborasi untuk mencari jalan keluar dalam menciptakan perdamaian.
Dengan kolaborasi dari seluruh pihak, Prabowo yakin akan ada jalan tanpa kekerasan yang dapat ditempuh untuk meredam konflik.
“Bersama dengan banyak negara lain di dunia saat ini, satu-satunya solusi nyata untuk perdamaian dan keamanan yang langgeng bagi Israel dan Palestina adalah solusi dua negara,” kata Prabowo.