JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah DKI Jakarta pada Senin, 17 November 2025. Empat kawasan utama ibu kota, yaitu Jakarta Barat (Jakbar), Jakarta Pusat (Jakpus), Jakarta Selatan (Jaksel), dan Jakarta Timur (Jaktim), diprakirakan mengalami hujan disertai petir serta potensi angin kencang sepanjang hari.
Berdasarkan analisis BMKG, cuaca Jakarta pada pagi hari masih relatif cerah berawan dengan suhu berkisar 24–26 derajat Celsius. Namun, memasuki siang hingga sore hari, intensitas hujan diprediksi meningkat menjadi sedang hingga lebat di sebagian besar wilayah daratan Jakarta. Puncaknya terjadi pada malam hari, ketika Jakbar, Jakpus, Jaksel, dan Jaktim berpotensi dilanda hujan disertai petir.
Sementara itu, Jakarta Utara (Jakut) dan Kepulauan Seribu cenderung lebih aman dengan prakiraan hujan ringan hingga sedang tanpa ancaman petir signifikan. Suhu udara secara keseluruhan diperkirakan berada pada rentang 25–32 derajat Celsius, dengan tingkat kelembaban tinggi mencapai 80–95 persen yang mendukung pembentukan awan kumulonimbus penyebab petir.
BMKG juga menempatkan DKI Jakarta dalam status siaga potensi bencana hidrometeorologi, mengingat curah hujan tinggi berisiko memicu banjir genangan, tanah longsor di wilayah lereng, serta pohon tumbang akibat angin kencang.
Masyarakat diimbau untuk:
- Menghindari aktivitas luar ruangan saat hujan petir
- Memantau saluran air agar tidak tersumbat
- Mematuhi informasi terkini dari BMKG dan BPBD DKI Jakarta
Prakiraan ini dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika cuaca aktual. Pantau terus informasi cuaca Jakarta melalui situs resmi BMKG untuk antisipasi dini.