JAKARTA – Presiden FIFA, Gianni Infantino bereaksi atas kabar bahwa Iran berencana menarik diri dari Piala Dunia 2026. Pria kelahiran 23 Maret 1970 itu tengah melakukan lobi intensif untuk memastikan tim nasional berjuluk Team Melli tetap tampil pada ajang sepak bola terbesar dunia.
“Kami membicarakan situasi terkini di Iran dan fakta bahwa tim Iran telah lolos untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia FIFA 2026,” tulis Infantino di akun Instagram pribadinya, yang dikutip Kamis (12/3/2026). Ia menambahkan, “Selama diskusi, Presiden Trump menegaskan kembali bahwa Iran dipersilakan untuk berkompetisi dalam turnamen di Amerika Serikat.”
Langkah FIFA dilakukan setelah Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, menyatakan bahwa skuad asuhan Amir Ghalenoei tidak akan berpartisipasi. Keputusan itu muncul pascaserangan Amerika Serikat yang menewaskan pemimpin Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada awal Maret. “Mengingat rezim korup ini telah membunuh pemimpin kami, dalam keadaan apa pun kita tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026,” tegas Donyamali, dilansri dari Reuters, Rabu (11/3/2026).
Iran sebelumnya memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah menjuarai Grup A Kualifikasi Zona Asia, mengungguli Uzbekistan, Uni Emirat Arab, dan Qatar. Tim peringkat ke-20 FIFA itu tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru, dengan jadwal pertandingan di Los Angeles dan Seattle.
Jika benar mundur, FIFA harus segera mencari pengganti untuk mengisi slot yang ditinggalkan Mehdi Taremi dan rekan-rekan. Situasi ini menjadi sorotan dunia sepak bola mengingat Iran sudah empat kali tampil di Piala Dunia sejak 2014.