KUALA LUMPUR, MALAYSIA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Malaysia pada Sabtu malam untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN yang berlangsung pada 26-28 Oktober 2025 di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC).
Kedatangan Presiden di Bandara Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM), Subang, disambut oleh Menteri Pertahanan Malaysia Dato Seri Mohamed Khaled Nordin, Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono, serta sejumlah pejabat tinggi lainnya, termasuk DCM KBRI Kuala Lumpur Danang Waskito dan Ketua Protokol Kemlu Malaysia Dato Yubazlan Bin Yusof.
“Bapak Presiden bertolak ke Kuala Lumpur untuk menghadiri KTT ASEAN,” ujar Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi melalui keterangan video, Sabtu.
Ia menambahkan bahwa usai KTT ASEAN, Presiden Prabowo akan melanjutkan perjalanan ke Gyeongju, Korea Selatan, untuk menghadiri KTT Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) pada 30 Oktober hingga 2 November 2025.
“Selanjutnya ada agenda untuk KTT APEC, tapi mungkin akan menyesuaikan dengan agenda yang di Malaysia,” tambahnya.
KTT ASEAN ke-47 mengusung tema “Inclusivity and Sustainability” dan tidak hanya mencakup agenda internal ASEAN, tetapi juga melibatkan KTT ASEAN Plus One dengan tujuh mitra dialog, yaitu Amerika Serikat, Australia, Rusia, Republik Rakyat Tiongkok, India, Jepang, dan Republik Korea.
Selain itu, rangkaian acara mencakup KTT ke-28 ASEAN Plus Three, KTT ke-20 Asia Timur, KTT ASEAN–Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serta KTT Peringatan 50 Tahun Hubungan Dialog ASEAN–Selandia Baru.
Kehadiran Presiden Prabowo menegaskan komitmen Indonesia dalam memperkuat peran aktif di kawasan Asia Tenggara, sekaligus mendorong kerja sama ekonomi, politik, dan sosial budaya yang inklusif dan berkelanjutan.
“Semoga perjalanan Bapak Presiden lancar kembali ke tanah air dengan selamat dan membawa berkah bagi kita semua bangsa dan rakyat Indonesia,” tutup Prasetyo.
Untuk diketahui, Presiden Prabowo berangkat dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, menggunakan Pesawat Garuda Indonesia-1, didampingi rombongan terbatas termasuk Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Setelah menyelesaikan agenda di Malaysia, Presiden dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Korea Selatan, menyesuaikan dengan dinamika agenda KTT ASEAN.
