JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan tegas kepada seluruh jajaran pemerintah agar tidak menyampaikan laporan yang dimanipulasi atau sekadar dibuat untuk menyenangkan pimpinan. Ia menegaskan bahwa setiap laporan harus disampaikan secara jujur dan mencerminkan kondisi yang sebenarnya di lapangan.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri acara Tasyakuran ke-1 Danantara yang digelar di Wisma Danantara.
Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa dirinya ingin memusatkan perhatian pada hal-hal strategis, terutama terkait pengelolaan aset negara yang dinilai semakin penting bagi masa depan perekonomian Indonesia.
“Sebetulnya saya juga ingin fokus kepada hal hal penting, kita bersyukur kita sekarang sudah punya suatu badan bisa disetarakan dengan sovereign wealth fund di dunia,” ujarnya.
Menurut Prabowo, keberadaan lembaga pengelola dana kekayaan negara atau sovereign wealth fund menjadi pencapaian penting bagi Indonesia. Ia menyebutkan lembaga tersebut kini masuk dalam jajaran terbesar di dunia.
“Kita bersyukur sekarang Indonesia punya sovereign wealth fund mungkin ketujuh terbesar di dunia, kita juga bersyukur bahwa manajemen 1 tahun,” lanjutnya.
Meski demikian, Prabowo mengaku masih menghadapi kendala dalam memperoleh laporan yang benar-benar akurat dari jajaran di bawahnya. Karena itu, ia mengingatkan agar tidak ada lagi laporan yang disusun hanya untuk menyenangkan atasan atau bahkan memuat data yang tidak sesuai fakta.
“ini sudah membuktikan bahwa dengan manajemen yg baik, dengan pengelolaan yang baik, terutama dengan will yang benar, dengan political will, dengan jiwa yang benar hasil sudah kelihatan,” ujarnya.
“Saya dapet laporan, mudah-mudahan ini laporan yang benar, jangan main-main lagi dengan saya laporan palsu, laporan menyenang-nyenangkan, laporan supaya bisa akal-akalan, saya kasih peringatan keras ini,” lanjut Prabowo.
Di sisi lain, Prabowo mengaku cukup puas dengan sejumlah laporan kinerja yang diterimanya, khususnya terkait pengelolaan aset negara dalam setahun terakhir.
Ia menyebutkan bahwa kinerja pengelolaan aset menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Saya dapat laporan saya cukup gembira, written on asset 1 tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya sudah naik lebih dari 300 persen, ini cukup baik,” ucapnya.