JAKARTA โ PSS Sleman gagal mengamankan kemenangan saat menjamu Bhayangkara FC dalam lanjutan kompetisi Super League. Sempat unggul lebih dulu melalui Jajang Mulyana, Super Elang Jawa harus puas berbagi poin setelah Bhayangkara FC menyamakan kedudukan pada menit ke-76. Pertandingan berakhir dengan skor 1-1.
Kedua tim langsung tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan. PSS Sleman berusaha memanfaatkan dukungan publik sendiri untuk menekan pertahanan Bhayangkara FC. Sementara tim tamu juga memberikan perlawanan dan berupaya mencari celah untuk mencetak gol.
PSS sebenarnya sempat membuka keunggulan pada menit ke-22. Gustavo Tocantins berhasil membobol gawang Bhayangkara FC, tetapi gol tersebut tidak disahkan setelah wasit melakukan peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR).
Hasil pemeriksaan VAR menunjukkan Tocantins berada dalam posisi offside. Keputusan tersebut membuat PSS Sleman harus mengurungkan selebrasi dan pertandingan kembali dilanjutkan dengan kedudukan 0-0.
Hingga babak pertama berakhir, kedua tim belum mampu memecah kebuntuan. Skor tanpa gol bertahan sampai turun minum.
Memasuki babak kedua, PSS Sleman langsung meningkatkan intensitas serangan. Perubahan pemain yang dilakukan tuan rumah membuahkan hasil ketika Jajang Mulyana yang masuk sebagai pemain pengganti sukses mencetak gol pada menit ke-50.
Jajang mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan keras setelah memanfaatkan umpan sepak pojok yang dilepaskan Riko Simanjuntak. Gol tersebut membawa PSS Sleman unggul 1-0 atas Bhayangkara FC.
Tertinggal satu gol membuat Bhayangkara FC berusaha meningkatkan tekanan. Tim tamu melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menambah daya gedor dan mengejar ketertinggalan.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-76. Sani Rizki Fauzi sukses menyamakan kedudukan setelah menyambar bola liar di depan gawang PSS Sleman.
Gol itu berawal dari tendangan Moussa Sidibe yang berhasil diblok barisan pertahanan tuan rumah. Bola muntah kemudian mengarah kepada Sani Rizki yang langsung memanfaatkannya menjadi gol.
Kedudukan berubah menjadi 1-1. Bhayangkara FC berhasil mengembalikan keseimbangan pertandingan setelah sempat tertinggal sejak awal babak kedua.
Kedua tim berupaya mencari gol tambahan, tetapi tidak ada gol lain yang tercipta hingga pertandingan berakhir. PSS Sleman dan Bhayangkara FC akhirnya harus puas membawa pulang masing-masing satu poin.
Hasil imbang ini membuat PSS Sleman belum mampu memperbaiki posisinya di klasemen sementara. Super Elang Jawa masih tertahan di peringkat ke-16 dengan koleksi lima poin dan belum berhasil keluar dari zona degradasi.
Sementara itu, tambahan satu poin membuat Bhayangkara FC naik ke posisi kedelapan klasemen sementara dengan raihan 12 poin.
Bagi PSS Sleman, hasil ini menjadi kegagalan memaksimalkan keuntungan bermain di kandang sendiri. Sebaliknya, Bhayangkara FC berhasil membawa pulang poin setelah bangkit dari ketertinggalan.