JAKARTA โ Chelsea mendapat dorongan untuk merekrut Trent Alexander-Arnold dari Real Madrid di tengah kebutuhan memperkuat sektor bek kanan.
Pelatih Xabi Alonso disebut berpeluang menghidupkan kembali performa bek asal Inggris tersebut jika keduanya kembali bekerja sama di Stamford Bridge.
Namun, peluang transfer itu belum pasti karena Jose Mourinho dikabarkan masih mempertimbangkan kepentingan tim sebelum melepas sang pemain.
Chelsea Punya Alasan Kuat Memburu Trent
Trent Alexander-Arnold bergabung dengan Real Madrid pada 2025 setelah mengakhiri kontraknya bersama Liverpool lebih cepat dari jadwal semula.
Mengutip The Pride of London, Minggu, Madrid bahkan mengeluarkan 10 juta pound sterling atau sekitar Rp241,8 miliar agar sang pemain bisa tampil di Piala Dunia Antarklub 2025.
Namun, perjalanan bek berusia 28 tahun itu di Santiago Bernabeu tidak berjalan sesuai harapan karena persaingan ketat dan terbatasnya kesempatan bermain.
Pada musim debutnya, Alexander-Arnold mencatatkan 35 penampilan di seluruh kompetisi, tetapi situasinya semakin sulit setelah Mourinho menangani Madrid.
Kehadiran Denzel Dumfries serta fleksibilitas Federico Valverde membuat persaingan di posisi bek kanan semakin berat.
Valverde bahkan beberapa kali dipercaya mengisi sektor tersebut, sementara Alexander-Arnold dan Dumfries harus menerima keputusan dari bangku cadangan.
Situasi itu memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan kepindahan Alexander-Arnold ke Liga Inggris, dengan Chelsea menjadi salah satu klub yang dikaitkan dengannya.
Pelatih Chelsea Xabi Alonso disebut tertarik mendatangkan mantan anak asuhnya tersebut karena memahami kemampuan dan karakter permainan sang pemain.
Kebutuhan Chelsea di sektor kanan pertahanan juga menjadi alasan yang memperkuat rumor tersebut.
Reece James masih terkendala cedera, sedangkan masa depan Malo Gusto belum sepenuhnya jelas dan Josh Acheampong masih menjadi opsi pengembangan.
Mantan bek Premier League Alan Hutton menilai Chelsea bisa menjadi tempat ideal bagi Alexander-Arnold untuk kembali menunjukkan kualitas terbaiknya.
Menurut Hutton, kemampuan menyerang, visi permainan, dan akurasi umpan Alexander-Arnold merupakan keunggulan yang seharusnya dimanfaatkan secara maksimal.
Ia juga menilai keputusan Madrid memainkan Valverde sebagai bek kanan, sementara Alexander-Arnold dan Dumfries berada di bangku cadangan, menjadi situasi yang cukup mengejutkan.
Hutton Yakin Alonso Bisa Menghidupkan Karier Trent
Hutton menilai reuni dengan Alonso berpotensi memberikan keuntungan besar bagi Alexander-Arnold karena sang pelatih mengetahui cara memaksimalkan kemampuan pemain tersebut.
โTrent Alexander-Arnold bisa berkembang pesat di Chelsea karena Xabi Alonso akan menempatkannya dengan cara yang tepat dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Ancaman serangannya luar biasa.โ
โVisi bermain, kemampuan melihat peluang, dan kualitas umpannya berada di level tertinggi.โ
โAneh ketika menyaksikan Real Madrid. Saya menonton El Clasico dan Valverde bermain sebagai bek kanan, sementara Dumfries dan Trent justru berada di bangku cadangan.โ
Mourinho Belum Memberi Sinyal Melepas Alexander-Arnold
Di tengah berkembangnya rumor transfer, Mourinho justru memberikan penjelasan mengenai keputusannya mencadangkan bek timnas Inggris tersebut.
Pelatih asal Portugal itu menegaskan bahwa pemilihan pemain dilakukan berdasarkan kebutuhan kolektif Madrid, bukan karena persoalan pribadi.
โSaya tidak suka membuat pemain merasa kecewa. Saya lebih memilih mereka merasa nyaman.โ
โNamun, ada hal-hal yang lebih penting daripada perasaan tersebut, yaitu kepentingan yang lebih besar bagi tim pada momen tertentu.โ
โSaya merasa kami perlu mengubah komposisi lini tengah dan menempatkan Fede di posisi tersebut. Itu merupakan keputusan untuk kepentingan tim, bukan berdasarkan pertimbangan terhadap pemain secara individu.โ
Mourinho juga tidak menunjukkan keinginan untuk segera melepas Alexander-Arnold dan menilai kesempatan bermain masih terbuka sepanjang musim.
Dengan demikian, Chelsea masih harus menghadapi ketidakpastian jika ingin merekrut Alexander-Arnold.
Ketertarikan Alonso menjadi faktor menarik, tetapi keinginan Madrid mempertahankan kedalaman skuad bisa menjadi penghalang bagi transfer tersebut.***