JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani ungkap isi surat presiden (Surpres) terkait pergantian Panglima TNI Laksamana Yudo Margono. Presiden Jokowi mengusulkan calon tunggal untuk diajukan Panglima TNI.
Puan Maharani membeberkan nama yang diusulkan sebagai Panglima TNI baru adalah Jenderal Agus Subiyanto yang baru dilantik beberapa hari kemarin sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
“Saya akan mengumumkan calon pengganti dari Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, nama yang diusulkan oleh Presiden adalah Jenderal TNI Agus Subiyanto S.E., M.Si. yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat,” katanya kepada wartawan.
Hal tersebut disampaikan Puan usai memimpin Rapat Paripurna pembukaan masa sidang DPR II Tahun 2023-2024 di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/10/2023).
Jenderal Agus Subiyanto diusulkan sebagai calon Panglima TNI untuk menggantikan Laksamana TNI Yudo Margono yang akan memasuki masa pensiun pada 1 Desember 2023 mendatang.
“Bahwa Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono akan memasuki masa pensiun yang sesuai dengan aturannya, yaitu pada tanggal 26 November, sesuai hari kelahiran beliau, Karenanya sesuai dengan Undang-Undang TNI, Presiden harus mengusulkan calon pengganti Panglima TNI kepada DPR di luar masa reses, kurang lebih mekanisme itu adalah 20 hari sejak Surpres tersebut diterima oleh pimpinan DPR,” sambung Puan.
Dari surat itu, DPR akan segera menindaklanjuti usul pergantian Panglima TNI tersebut. pihaknya akan memprosesnya sesuai dengan mekanisme yang ada yaitu melalui tahapan fit and proper test kepada Jenderal Agus Subiyanto sebagai calon Panglima TNI.
“DPR akan memulai proses mekanisme di DPR untuk bisa menindaklanjuti surat usulan pengganti calon panglima tersebut sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada di DPR,”jelasnya.
“Sehingga dengan demikian Panglima TNI yang akan datang bisa berjalan baik dan tidak akan ada kekosongan Panglima TNI yang akan datang,” tutupnya.
Seperti diketahui, Jenderal Agus Subiyanto baru saja dilantik sebagai KSAD yang baru pada Rabu (25/10). Ia dipilih sebagai KSAD untuk menggantikan Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang memasuki masa pensiun.