JAKARTA – Presiden kelima Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, tidak hadir dalam Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR-DPD 2025 yang digelar di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat (15/8/2025).
Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengungkapkan bahwa ketidakhadiran ibundanya disebabkan oleh kondisi kesehatan yang kurang baik.
“Kurang sehat,” ujar Puan singkat saat ditemui awak media usai acara sidang tahunan.
Puan menjelaskan alasan absennya Ketua Umum DPP PDI Perjuangan tersebut. Sidang tahunan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia.
Acara yang digelar sehari lebih awal dari tradisi biasanya, yakni pada 16 Agustus, ini dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Prabowo sendiri menyampaikan pidato kenegaraan dalam sidang tersebut.
Meski Megawati tidak hadir, Puan menegaskan bahwa kehadiran ibundanya diwakili oleh dirinya sebagai Ketua DPR.
“Kehadirannya diwakili saya,” kata Puan, menepis spekulasi bahwa absennya Megawati berkaitan dengan isu politik tertentu.
Sidang Tahunan MPR 2025 juga dihadiri oleh sejumlah mantan presiden dan wakil presiden, sesuai undangan resmi dari pimpinan MPR. Ketua MPR Ahmad Muzani sebelumnya menyatakan bahwa semua mantan pimpinan negara diundang untuk memperingati momen bersejarah ini.
Namun, Megawati menjadi salah satu tokoh yang berhalangan hadir. Kondisi kesehatan Megawati yang disampaikan Puan menjadi sorotan, mengingat peran pentingnya sebagai salah satu tokoh politik berpengaruh di Indonesia.
Meski begitu, Puan tidak memberikan rincian lebih lanjut terkait kondisi kesehatan tersebut, hanya memastikan bahwa hal ini menjadi alasan utama ketidakhadiran Megawati.
Sidang tahunan ini juga menjadi momen penting untuk membahas isu strategis nasional, termasuk penyusunan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) yang telah diterima MPR dari Badan Pengkajian.