JAKARTA – Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri tengah melakukan penelitian jenis bom yang meledak di Kelurahan Guntur, Setiabudi, Jakarta Selatan. Bom tersebut telah menewaskan satu pekerja dan tiga orang lainnya luka akibat ledakan.
“Jadi sementara belum kita simpulkan, nanti secara bersamaan baik itu kesimpulan dari kedokteran forensik, laboratorium forensik kemudian Jibom akan diskusi di sini, berkolaborasi untuk menyimpulkan apakah jenis bom yang kita temukan ini,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi kepada wartawan, Kamis (19/10/2023).
Hengki melanjutkan, polisi juga tengah mengautopsi korban tewas untuk mencari tahu temuan lain dalam tubuhnya yang disebabkan ledakan yang ada.
“Benda ini yang sedang kita teliti seperti apa dan nanti akan disampaikan. Berkolaborasi untuk menyimpulkan apakah jenis bom yang kita temukan ini. Jadi kami belum bisa simpulkan,” tuturnya.
Untuk diketahui, benda yang diduga bom ditemukan dalam tanah. Korban selanjutnya mengangkat benda tersebut lalu memukulnya hingga terjadi ledakan.
Hengki menambahkan hingga kini enam saksi sudah diperiksa, termasuk korban luka. Diketahui, ada 3 pekerja yang terluka akibat ledakan bom tersebut.
