JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkap rencana membuka Taman Margasatwa Ragunan pada malam hari sebagai bagian dari revitalisasi besar-besaran kawasan wisata tersebut. Langkah ini disebut sebagai upaya menghadirkan alternatif wisata malam bagi warga Ibu Kota.
“Saya lagi berpikir apakah sudah waktunya Ragunan ini tidak hanya siang, tetapi malam hari juga. Tempatnya lebih bagus dari Safari, bahkan lebih dekat dan orang tidak perlu bermacet-macet ke Puncak,” ujar Pramono saat meninjau Ragunan, Kamis (14/8/2025).
Rencana tersebut mendapat tanggapan dari pihak pengelola Ragunan. Pejabat Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, menyebut wacana pembukaan malam hari merupakan ide yang menarik, namun perlu kajian mendalam.
“Wacana Ragunan malam ya? Oh, itu bagus-bagus aja sih menurut kami. Tapi tentu saja saat ini kita sedang menyiapkan master plan, yaitu tentang perencanaan revitalisasi di Taman Margasatwa Ragunan,” kata Bambang kepada wartawan di Jakarta Selatan, Senin (18/8/2025).
Ia menegaskan bahwa pengkajian akan difokuskan pada kesejahteraan satwa, terutama perbedaan perilaku antara siang dan malam.
“Misalnya untuk satwa malam itu tentu saja beda dengan yang di siang hari. Ini juga harus dipertimbangkan juga. Jangan sampai nanti hewannya terlalu diforsir atau tereksploitasi dengan adanya wacana zoo malam,” tuturnya.
Meski begitu, pihak Ragunan menyatakan siap mendukung rencana tersebut jika kajian dan master plan telah rampung.
“Kalau Taman Margasatwa Ragunan untuk hal itu kita siap mendukung,” tutup Bambang.
Revitalisasi Ragunan juga mencakup pembangunan parkir bertingkat, pengadaan bus keliling, serta perbaikan sistem tiket dan manajemen pengunjung. Pramono menyebut pembiayaan proyek akan melibatkan dana CSR dari pihak swasta agar tidak sepenuhnya bergantung pada APBD.