JAKARTA – Pasangan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin saatnya melupakan hasil All England 2026 usai disingkirkan pasangan nomor satu dunia asal Korea Selatan di babak semifinal.
Kini Raymond/Nikolaus harus kembali fokus laga selanjutnya di Basel, ajang Swiss Open 2026 dimana mereka berstatus unggulan keempat turnamen di nomor ganda putra.
Turnamen bulutangkis level BWF Super 300 tersebut dijadwalkan berlangsung pada 10–15 Maret 2026 di arena St. Jakobshalle, Basel, dan akan menjadi salah satu rangkaian penting bagi atlet Indonesia yang tengah menjaga konsistensi performa di tur Eropa.
Setelah mendarat di Swiss pada Minggu (9/3) sore waktu setempat, para pemain pelatnas langsung menjalani latihan pada Senin pagi guna memulihkan kondisi tubuh sekaligus menjaga kekuatan fisik sebelum turun bertanding.
Sebagian atlet menjalani latihan teknik di lapangan latihan, sementara beberapa pemain lainnya memilih sesi kebugaran di gym untuk memulihkan stamina serta mempertahankan daya ledak otot setelah perjalanan panjang dari turnamen sebelumnya.
Pelatih fisik Pelatnas PBSI Ahmad Jaelani menjelaskan bahwa sesi latihan awal difokuskan pada pemeliharaan tenaga agar para pemain, khususnya sektor ganda, tetap siap menghadapi pertandingan yang dimulai pada Selasa.
“Pagi ini programnya lebih fokus ke maintenance power ya karena untuk tim ganda putra dan ganda putri, besok sudah bermain. Jadi persiapan menjaga powernya di hari Selasa,” ungkap Jaelani.
Ia menambahkan bahwa intensitas latihan tidak dibuat terlalu berat karena para atlet harus menjaga kondisi tubuh agar tidak kelelahan menjelang laga pembuka.
“Load-nya juga sudah tidak banyak, hanya ada 6 pos dengan repetisinya 10 yang dikalikan 2 set. Setelah itu mereka melakukan kebutuhan masing-masing yang biasa dilakukan. Ini semua dilakukan setelah mobility, aktivasi dan jogging,” lanjutnya.
Menurut Jaelani, seluruh pemain yang tergabung dalam tim Indonesia berada dalam kondisi bugar sehingga siap mengikuti sesi uji lapangan yang dijadwalkan pada sore hingga malam hari di arena pertandingan.
Salah satu pasangan ganda putri Indonesia, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi, mengakui bahwa latihan fisik di gym menjadi bagian penting untuk menjaga performa mereka setelah menjalani jadwal turnamen yang padat di Eropa.
“Latihan di gym seperti ini cukup penting buat kami karena untuk maintain power-nya apalagi kemarin sudah rest karena perjalanan dari Inggris ke sini dan besok sudah bertanding,” kata Tiwi.
Bagi pasangan ini, Swiss Open menjadi turnamen ketiga secara berturut-turut setelah sebelumnya tampil di German Open dan All England, sehingga proses pemulihan fisik menjadi faktor penting agar performa tetap stabil.
“Ini masuk ke turnamen ketiga secara beruntun jadi selain latihan di gym pastinya recovery-nya harus baik. Dengan dukungan dari tim recovery yang juga ada di sini itu sangat membantu untuk menjaga performa,” sahut Tiwi.
Pada edisi Swiss Open 2026, Indonesia awalnya merencanakan menurunkan 16 wakil, namun jumlah tersebut berkurang setelah pasangan Isyana/Rinjani mundur akibat cedera serta pasangan Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti yang memilih menarik diri karena alasan teknis.
Dengan komposisi yang ada, Indonesia tetap menaruh harapan pada sejumlah pemain andalan di berbagai sektor untuk meraih hasil maksimal di turnamen yang menjadi bagian dari kalender penting tur BWF ini.
Daftar Wakil Indonesia di Swiss Open 2026
Tunggal Putra:
- Alwi Farhan (6)
- Moh Zaki Ubaidillah
- Anthony Sinisuka Ginting (kualifikasi)
Tunggal Putri:
- Putri Kusuma Wardani (1)
Ganda Putra:
- Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (4)
- Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana (3)
- Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat
Ganda Putri:
- Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum
- Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari
- Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi
Ganda Campuran:
- Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu (3)
- Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah (8)
- Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil
- Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana.***