JAKARTA – Perjalanan gemilang ganda putra muda Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin terus berlanjut di Thailand Masters 2026.
Kini Raymond/Nikolaus hanya menyisakan satu rintangan dari China untuk membuka peluang terciptanya final ideal sesama Merah Putih.
Bertanding pada babak perempat final turnamen BWF Super 300 berhadiah total USD 250.000 di Nimibutr Stadium, Bangkok, Jumat (30/1/2026), Raymond/Nikolaus kembali menunjukkan dominasi mereka atas pasangan Taipei Chia Yen Lin/Lin Yong Sheng.
Pasangan unggulan kedua turnamen itu menang melalui duel ketat dua gim dengan skor 24-22 dan 21-12 dalam tempo 37 menit yang menegaskan konsistensi performa mereka di level internasional.
Meski berasal dari generasi yang sama, lonjakan karier Raymond/Nikolaus terbilang mencolok karena peringkat dunia mereka meroket ke posisi 18 BWF hanya dalam hitungan pekan.
Sebaliknya, Chia/Lin masih tertahan di peringkat 73 dunia dan kembali harus mengakui keunggulan Raymond/Nikolaus sehingga rekor pertemuan menjadi 3-0 untuk pasangan Indonesia.
Tantangan berikutnya datang dari wakil China Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi yang akan dihadapi Raymond/Nikolaus pada laga semifinal Sabtu (31/1/2026).
Meski berstatus nonunggulan dan menempati peringkat ke-72 dunia, pasangan China tersebut tampil mengejutkan usai menyingkirkan unggulan keempat asal Malaysia Nur Mohd Azriyn Ayub Azriyn/Tan Wee Kiong dengan skor telak 21-13, 21-14.
Perbedaan peringkat yang cukup jauh membuat Raymond/Nikolaus di atas kertas lebih diunggulkan, namun kewaspadaan tetap dibutuhkan mengingat performa solid yang ditunjukkan lawan.
Jika mampu melewati hadangan China, pintu menuju derby ideal Indonesia di partai final Thailand Masters 2026 akan terbuka lebar.
Pada semifinal lainnya akan tersaji perang saudara antara unggulan pertama Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana melawan pasangan baru Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat yang menempati unggulan kelima.
Secara hitung-hitungan kekuatan, Leo/Bagas lebih dijagokan berkat status unggulan teratas dan pengalaman, sementara Rian/Rahmat masih dalam tahap pematangan chemistry.
Skenario kemenangan Raymond/Nikolaus dan Leo/Bagas akan menghadirkan final sesama Indonesia yang mempertemukan unggulan pertama dan kedua sekaligus menjadi panggung pembuktian supremasi ganda putra Merah Putih.***