JAKARTA โ Wakil La Liga, Real Betis berhasil melaju ke babak 16 besar UEFA Conference League meskipun mengalami kekalahan tipis 0-1 dari wakil Belgia, KAA Gent di Stadion Benito Villamarรญn, Jumat dini hari.
Kemenangan telak 3-0 pada leg pertama di Belgia memastikan agregat 3-1 yang mengantarkan tim Andalusia ke fase berikutnya.
Di babak 16 besar, Betis akan menghadapi pemenang antara Chelsea FC atau Vitรณria de Guimarรฃes SC, sesuai hasil undian yang akan dilaksanakan Jumat ini di Nyon, Swiss.
Selain itu, undian tersebut juga akan menentukan pertandingan perempat final dan semifinal, dengan final Conference League dijadwalkan pada 28 Mei di Wrocลaw, Polandia.
Pertandingan leg kedua ini didominasi oleh hasil leg pertama, di mana pelatih Manuel Pellegrini memanfaatkan kesempatan untuk merotasi skuadnya.
Pemain kunci seperti Isco dan Cardoso ditempatkan di bangku cadangan, sementara hanya Llorente dan Antony yang mempertahankan posisi mereka dari kemenangan 3-0 melawan Real Sociedad di La Liga.
Antony tampil menonjol di babak pertama yang cenderung datar, dengan beberapa aksi individu yang mengesankan.
Sementara itu, Abde memiliki beberapa peluang emas untuk mencetak gol, namun tiga usahanya berhasil digagalkan oleh kiper Roef.
Di sisi lain, Gent, yang saat ini berada di posisi keenam Liga Belgia, hanya memiliki satu peluang melalui pemain Jepang, Ito, yang tembakannya tipis melebar.
Momen krusial terjadi pada menit ke-83 ketika Vitor Roque menerima kartu merah langsung akibat pelanggaran keras terhadap Brown.
Kartu merah ini tidak hanya membuatnya absen di babak 16 besar, tetapi juga memicu spekulasi mengenai masa depannya di Betis. FC Barcelona, pemilik sah Vitor Roque, dikabarkan sedang bernegosiasi untuk memindahkannya ke Palmeiras.
Ironisnya, sesaat setelah kartu merah tersebut, Brown mencetak gol kemenangan bagi Gent dengan tembakan yang mengejutkan kiper Vietes.
Meskipun kalah, lebih dari 51.000 penonton hadir di Benito Villamarรญn untuk mendukung tim mereka. Beberapa sorakan terdengar saat peluit akhir, mencerminkan ketidakpuasan terhadap performa Betis di kompetisi Eropa musim ini.
Menjelang undian babak 16 besar, Betis berharap mendapatkan lawan yang lebih ringan, seperti Vitรณria de Guimarรฃes, mengingat Chelsea dianggap sebagai favorit utama untuk menjuarai Conference League musim ini.
Selain Chelsea, Fiorentina dari Italia juga menjadi pesaing kuat dalam kompetisi ini.
Tak Peduli Lawan Berikut
Pelatih Manuel Pellegrini mengomentari pertandingan dan situasi timnya: โKami mencoba mengendalikan pertandingan tanpa memikirkan keunggulan 3-0 sebelumnya, namun ada sedikit kegugupan, terutama pada Abde dan Vitor,โ ungkapnya dilansir Elpais.
Saatnya kita mendukung mereka.โMengenai masa depan Vitor Roque, Pellegrini menambahkan, โSaya tidak bisa memastikan apakah Vitor akan pergi atau tidak. Kita harus mendukungnya; semoga dia tetap bersama kami dan meningkatkan penyelesaiannya. Dia memiliki tekanan yang besar untuk seorang pemuda 19 tahun.โ
Tentang calon lawan di babak berikutnya, Pellegrini menyatakan, โSaya tidak peduli siapa lawannya, entah itu Chelsea atau Guimarรฃes. Jika kita ingin melangkah jauh, kita harus membuktikannya di lapangan.โ***