JAKARTA – Real Madrid telah memutuskan untuk melakukan perombakan besar-besaran pada departemen medis mereka, menyusul rentetan cedera yang melanda tim sepanjang musim lalu. Keputusan ini, yang dikabarkan oleh Yahoo Sports pada Senin (4/8/2025), kemungkinan dipengaruhi oleh konflik internal di antara staf medis yang ada, serta pergantian staf yang diperkirakan akan terjadi dalam beberapa pekan ke depan.
Langkah ini diambil menjelang dimulainya musim baru yang akan dimulai pada 19 Agustus, dengan Real Madrid menghadapi Osasuna di laga pembuka Liga Spanyol.
Felipe Segura, yang telah bergabung dengan Real Madrid sejak 2021, kini dipilih untuk memimpin tim medis. Segura mulai mengambil alih kepemimpinan pada 2023 setelah Niko Mihic dicopot dari jabatannya. Selain itu, Manuel Arroyo dari Granada juga direkrut untuk memperkuat departemen medis ini, mengingat pengalamannya yang sangat berharga.
Namun, dokter Daniel Rosado dan Jaime Abascal diperkirakan tidak akan melanjutkan kiprah mereka bersama tim medis utama Real Madrid.
Cedera serius yang menimpa para pemain inti selama musim lalu menjadi pemicu utama perubahan ini. Pada Mei lalu, Real Madrid kehilangan seluruh pemain belakang mereka, dengan Antonio Rudiger menjalani operasi untuk cedera meniskus kanan, sementara Ferland Mendy mengalami robekan otot paha depan kanan. David Alaba yang baru pulih dari cedera ligamen anterior (ACL) justru kembali cedera akibat masalah meniskus di lutut kirinya. Sementara itu, Dani Carvajal masih dalam proses pemulihan cedera ACL yang ia alami sejak Oktober.
Masalah cedera ini berlanjut sepanjang musim 2024/2025, dengan laporan pada November 2024 yang mencatatkan total 25 kasus cedera dalam skuad utama.