JAKARTA – Real Madrid harus puas berbagi angka usai ditahan imbang tanpa gol oleh Rayo Vallecano dalam lanjutan La Liga Spanyol 2025/2026 yang berlangsung di Stadion de Vallecas, Madrid, Minggu (9/11/2025) malam WIB.
Meskipun mendominasi jalannya pertandingan, Real Madrid gagal mengubah keunggulan penguasaan bola sebesar 54,5 persen menjadi gol yang berarti di papan skor.
Tim asuhan Xabi Alonso tampil menekan sejak awal, menciptakan 21 peluang dengan lima di antaranya tepat sasaran, namun tembok kokoh Vallecano membuat semua serangan kandas.
Sebaliknya, tim tuan rumah Rayo Vallecano membalas dengan 13 percobaan, lima di antaranya mengarah ke gawang Thibaut Courtois, tetapi belum cukup untuk memecah kebuntuan.
Pertahanan disiplin Vallecano menjadi faktor kunci di balik hasil imbang ini, sekaligus memperlihatkan betapa kuatnya organisasi permainan mereka dalam menghadapi lini depan Madrid yang bertabur bintang.
Meski gagal menang, Real Madrid masih aman di puncak klasemen dengan torehan 31 poin dari 12 pertandingan, unggul tiga poin dari Barcelona yang menempel ketat di posisi kedua.
Sementara Villarreal menguntit di urutan ketiga dengan selisih lima poin dari Los Blancos, menjaga tensi persaingan papan atas tetap panas.
Di sisi lain, Rayo Vallecano berada di posisi ke-12 dengan 15 poin, hasil yang menjaga jarak aman mereka dari ancaman zona degradasi La Liga.
Pertandingan bertajuk derbi Madrid itu berlangsung intens sejak peluit awal dibunyikan, dengan peluang emas langsung tercipta melalui sepakan jarak jauh Arda Guler di menit ketiga yang ditepis Augusto Batalla.
Tuan rumah tak tinggal diam dan membalas lewat aksi Andrei Ratiu di menit ke-21, namun refleks Courtois masih terlalu tangguh untuk ditembus.
Hanya berselang dua menit, Vinicius Junior nyaris mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan bola muntah hasil umpan Kylian Mbappé, tapi kembali digagalkan penyelamatan gemilang Batalla.
Meski tekanan Madrid semakin intens di penghujung babak pertama, skor tetap tanpa gol berkat kedisiplinan lini belakang Vallecano yang tampil nyaris tanpa celah.
Memasuki babak kedua, peluang emas justru datang dari kubu Vallecano lewat Jorge de Frutos yang menerima umpan tarik Pacha Espino, namun bola masih melebar tipis di sisi gawang.
Madrid mencoba mencari gol penentu di menit akhir melalui sundulan Eder Militao, tetapi bola mudah diamankan Batalla dan laga pun berakhir 0-0.
Hasil ini mempertegas catatan bahwa dominasi tak selalu menjamin kemenangan, dan Real Madrid kini dituntut lebih klinis jika ingin mempertahankan supremasi di La Liga musim ini.***