JAKARTA – Direktur Utama PT Rekayasa Industri (Rekind) Triyani Utaminingsih menegaskan, Rekind selalu mengedepankan konsistensi untuk menjaga komitmen, standar kompetensi, serta memastikan setiap proyek berjalan sesuai spesifikasi teknis dan timeline yang disepakati.
Konsistensi bukan hanya komitmen di atas kertas, kata Wanita yang akrab disapa Yani itu, tetapi diwujudkan dalam setiap tahapan kerja di lapangan. Komitmen tersebut dibuktikan Rekind yang pada 4 Februari 2026 Rekind resmi memulai tahapan First Piling. Momen ini menjadi penanda dimulainya pekerjaan pemancangan tiang pertama sebagai fondasi utama fasilitas produksi.
“First Piling merupakan bukti keseriusan kami dalam memastikan proyek berjalan sesuai target mutu, waktu, dan keselamatan kerja. Ini bukan sekadar simbol dimulainya pekerjaan, tetapi representasi dari eksekusi yang presisi dan berstandar tinggi,” ujar Yani. Ia menambahkan, sejak groundbreaking pada 23 Desember 2025, seluruh tim bergerak cepat dan terintegrasi untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana.
Lebih dari sekadar seremoni, First Piling juga mencerminkan kesiapan teknis dan manajerial dalam mengawal proyek strategis nasional sejak tahap paling mendasar. Menurut Project Manager NPK Nitrat Rekind Hafrizal, pelaksanaan First Piling didahului dengan serangkaian pengujian teknis untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana. Secara umum, dalam proses pile driving terdapat dua kriteria penerimaan yang ditetapkan berdasarkan hasil soil investigation, yaitu berdasarkan target depth atau berdasarkan final set (calendering). Untuk Proyek NPK Nitrat, kriteria yang digunakan adalah pencapaian target depth sesuai desain.
Tahapan ini menjadi validasi penting sebelum pekerjaan dilanjutkan secara lebih luas. Seluruh proses mengacu pada Method Statement, Inspection & Test Plan (ITP), serta spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. First piling menjadi acuan utama untuk menjaga konsistensi kualitas pada pekerjaan selanjutnya.
Berdasarkan hasil inspeksi tim, pekerjaan telah memenuhi parameter mutu yang ditetapkan. Hasil ini menjadi sinyal positif bagi kelancaran tahapan konstruksi berikutnya. Rekind memastikan setiap langkah dibangun di atas prinsip kualitas, keselamatan kerja, dan tata kelola proyek yang disiplin.
“Keberhasilan proyek bukan hanya tentang menyelesaikan pekerjaan, tetapi memastikan setiap proses dijalankan dengan integritas dan profesionalisme. Itulah komitmen Rekind,” tutup Hafrizal.