JAKARTA – Tim Nasional Republik Ceko berhasil menahan imbang Kroasia 0-0 dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, yang berlangsung di Fortuna Arena, Praha, Jumat dini hari (10/10/2025). Hasil ini menjadi kejutan besar sekaligus bukti solidnya lini pertahanan Republik Ceko yang berhasil mengatasi tekanan Kroasia, setelah sebelumnya dihancurkan 1-5 pada pertemuan pertama.
Pada pertandingan ini, Republik Ceko menghadapi Kroasia, yang memimpin klasemen Grup L. Kroasia datang dengan rekor kemenangan besar 5-1 atas Republik Ceko pada laga tandang sebelumnya di Osijek. Namun, kali ini, pelatih Republik Ceko, Ivan Hašek, merombak pendekatan taktik timnya dengan bermain lebih disiplin dan fokus di sektor pertahanan.
Babak Pertama: Pertarungan di Tengah Lapangan
Kroasia, yang terkenal dengan penguasaan bola dominan, langsung mendikte jalannya pertandingan. Luka Modric mengatur serangan dari lini tengah, mencoba mengatasi pertahanan rapat Republik Ceko. Beberapa peluang tercipta dari sayap dan bola mati, namun barisan belakang Republik Ceko tampil solid, dengan bek tengah mereka sigap menghalau setiap upaya serangan. Republik Ceko mengandalkan serangan balik cepat, meskipun tidak ada peluang signifikan yang tercipta. Babak pertama pun berakhir tanpa gol.
Babak Kedua: Tekanan Kroasia dan Keberhasilan Republik Ceko
Memasuki babak kedua, Kroasia meningkatkan intensitas serangan, sadar bahwa mereka membutuhkan kemenangan untuk mempertahankan posisi puncak grup. Pergantian pemain ofensif dilakukan oleh pelatih Zlatko Dalic untuk menambah daya gedor. Kroasia melancarkan sejumlah tembakan, memaksa kiper Republik Ceko, Jindrich Stanek, melakukan beberapa penyelamatan gemilang. Meski begitu, taktik “parkir bus” yang diterapkan Republik Ceko dan disiplin pertahanan mereka membuat Kroasia kesulitan menembus gawang tuan rumah. Sampai peluit akhir dibunyikan, skor tetap 0-0.
Reaksi Pelatih:
Pelatih Republik Ceko, Ivan Hašek, merasa bangga dengan penampilan timnya yang menunjukkan karakter dan ketahanan setelah kekalahan telak di laga sebelumnya. Ia menyebut hasil imbang ini sebagai “kemenangan moral”. “Kami menunjukkan karakter luar biasa. Setelah hasil buruk di Osijek, kami membuktikan bahwa kami bisa berdiri tegak melawan tim terbaik di grup ini,” ujar Hašek usai pertandingan, dilansir dari laman UEFA.
Sementara itu, Zlatko Dalic mengakui kegagalan timnya untuk memanfaatkan penguasaan bola yang superior. “Kami mengontrol pertandingan, menciptakan banyak situasi, tetapi kurangnya ketajaman di sepertiga akhir merugikan kami,” keluh Dalic. “Satu poin tandang selalu baik, tetapi kami datang untuk tiga poin. Kami harus menerima hasil ini dan fokus pada laga berikutnya.”
Dampak bagi Kedua Tim:
Hasil imbang ini menjadi titik balik bagi Republik Ceko dalam upaya mereka lolos ke putaran final EURO 2026. Mereka berhasil meraih poin penting dengan menahan imbang lawan terkuat di grup. Sementara bagi Kroasia, meski tetap di puncak klasemen, hasil ini membuat tekanan dari tim pesaing semakin meningkat. Kemenangan di laga berikutnya akan menjadi kunci bagi mereka untuk memastikan posisi teratas grup.
Pertandingan ini menegaskan pentingnya pertahanan yang solid dalam kompetisi kualifikasi, dengan Republik Ceko membuktikan bahwa dengan disiplin dan ketangguhan, mereka dapat meraih hasil maksimal meski menghadapi tim yang lebih superior.
