Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi menetapkan nahkoda baru bagi BPJS Ketenagakerjaan. Melalui Keppres No. 18/P Tahun 2026, jajaran Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Ketenagakerjaan periode 2026-2031 resmi mengemban amanah mulai 19 Februari 2026.
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), yang melantik jajaran pengurus baru tersebut, menekankan bahwa BPJS Ketenagakerjaan bukan sekadar lembaga administratif. Lembaga ini adalah jantung dari pemberdayaan masyarakat.
“Negara harus memampukan rakyat agar hidup produktif dan bermartabat. Esensi pemberdayaan adalah mengubah ketergantungan pada bantuan sosial menjadi kemandirian berkelanjutan,” tegas Cak Imin dalam pelantikan yang berlangsung di Jakarta (20/2/2026).
Salah satu gebrakan yang dinanti adalah kolaborasi penyediaan hunian sewa murah bagi pekerja melalui skema Manfaat Layanan Tambahan (MLT), guna memberikan rasa aman bagi kaum buruh di tengah dinamika ekonomi.
Strategi 3C: Senjata Baru Saiful Hidayat
Direktur Utama yang baru saja dilantik, Saiful Hidayat, langsung memaparkan visi besarnya yang dirangkum dalam jargon 3C: Coverage, Care, dan Credibility.
-
Coverage (Jangkauan): Memperluas perlindungan secara masif, terutama menyasar sektor informal, UMKM, dan pekerja migran yang selama ini sering terabaikan.
-
Care (Kepedulian): Melakukan revolusi digital agar proses klaim tidak lagi berbelit-belit. Saiful ingin kehadiran negara terasa nyata lewat layanan yang cepat, transparan, dan manusiawi.
-
Credibility (Kredibilitas): Memperkuat integritas data dan investasi yang sehat. Targetnya jelas: membangun kepercayaan mutlak dari masyarakat dan pemberi kerja melalui tata kelola yang bersih (prudent).
Susunan Kepemimpinan BPJS Ketenagakerjaan 2026-2031
Dewan Pengawas:
-
Dedi Hardianto (Ketua – Unsur Pekerja)
-
Swartoko & Sudarso (Unsur Pemerintah)
-
Ujang Romli (Unsur Pekerja)
-
Abdurrakhman Lahabato & Sumarjono Saragih (Unsur Pemberi Kerja)
-
Alif Noeriyanto Rahman (Unsur Tokoh Masyarakat)
Jajaran Direksi:
-
Direktur Utama: Saiful Hidayat
-
Direktur Perencanaan Strategis & TI: Ihsanudin
-
Direktur Human Capital & Umum: Harjono Siswanto
-
Direktur Kepesertaan: Agung Nugroho
-
Direktur Pelayanan: Trisna Sonjaya
-
Direktur Pengembangan Investasi: Eko Purnomo
-
Direktur Keuangan: Bambang Joko Sutarto
Dengan susunan baru ini, BPJS Ketenagakerjaan optimistis mampu menghadapi tantangan ketenagakerjaan lima tahun ke depan, termasuk ancaman PHK dan kerentanan ekonomi global, demi mewujudkan ketahanan sosial yang tangguh di seluruh pelosok negeri.