JAKARTA – Pasangan ganda campuran Indonesia Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil terhenti di babak perempat final Indonesia Masters 2026.
Berlaga di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (23/1/2026) siang, Adnan/Indah harus mengakui keunggulan wakil China yang menjadi unggulan kedua turnamen BWF Super 500 ini.
Adnan/Indah menyerah melalui drama tiga gim dengan skor akhir 20-22, 21-14, 19-21 dalam durasi 55 menit.
Pada gima pertama, Adnan/Indah memiliki peluang untuk memenangkannya setelah mencapai game point 20-18.
Namun kesalahan sendiri yang kerab dilakukan Adnan dan Indah menjadikan wakil China justeru menyalib hingga menyudahi gim ini dengan skor 20-22.
Pada gim kedua, Adnan/Indah memperlihatkan berbeda dengan variasi pukulan yang menyulitkan lawan sehingga mengambil gim ini dengan mudah, skor 21-14.
Pada gim penentu Adnan/Indah sempati memimpin dengan skor 8-3 namun lagi-lagi faktor kesalahan sendiri jadi pemicu.
Jiang/Wei bahkan meraih sembilan poin beruntun untuk menyalib jauh menjadi 8-12.
Selanjutnya perolehan skor kedua pasangan cukup ketat. Namun keberuntungan berpihak bagi China dengan skor akhir 19-21.
Hasil laga ini juga menjadi revans bagi wakil China mengingat pertemuan perdana meraka di babak awal Thailand Open 2025 lalu.
Pada pertemuan tersebut, Adnan/Indah sempat menundukkan Jiang/Wei lewat dua gim langsung dengan skor identik 22-20, 22-20, dan kini terbayar lunas di Istora Senayan.
Dengan tersingkirnya Adnan/Indah, harapan Indonesia di sektor ganda campuran Indonesia Masters 2026 kini bertumpu pada pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.
Jafar/Felisha dijadwalkan menghadapi tantangan berat dari wakil Prancis sekaligus unggulan keenam turnamen, Thom Gicquel/Delphine Delrue, pada laga sore hari ini.
Sementara itu, nama lainnya Gloria Emanuelle Widjaja kalin ini bersama Hee Yong Kai Terry dari Singapura akan berhadapan dengan unggulan ketiga asal Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei.***
