JAKARTA – Dalam momentum Breast Cancer Awareness Month 2025, RSCM menyerukan kolaborasi nasional cegah kanker payudara.
Sarasehan digelar di RSCM Kiara lantai 12 Jakarta, Jumat (17/10/2025), dihadiri 200 dokter dan penyintas kanker.
Acara bertema Bincang Asik Seputar Kanker ini jadi wadah edukasi pentingnya deteksi dini bagi masyarakat luas.
“Ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan RSCM dalam memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini, diagnosis tepat waktu,” kata Direktur Utama RSCM, Dr. Supriyanto Dharmoredjo, Sp. B, FINACS, M. Kes.
RSCM juga menekankan pentingnya dukungan psikologis agar pasien kanker payudara mendapatkan perawatan holistik.
Para pakar dihadirkan guna menciptakan komunikasi empatik dan memperkuat solidaritas antarpenyintas dan tenaga medis.
“Deteksi dini dan tata laksana yang tepat waktu merupakan langkah paling efektif untuk meningkatkan peluang kesembuhan pasien,” ujar Prof. Dr. dr. Soehartati Gondhowiardjo, Sp.Onk.Rad(K).
Ia menegaskan eliminasi kanker memerlukan sinergi lintas sektor antara medis, komunitas, dan masyarakat luas.
RSCM memperkuat peran strategisnya sebagai rumah sakit rujukan nasional dengan pelayanan ilmiah dan humanis.
Kolaborasi nasional ini diharapkan memperluas akses pengobatan serta menurunkan angka kematian akibat kanker payudara.***
