JAKARTA — Perseteruan antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali mencuat ke publik. Kali ini, polemik dipicu oleh aktivitas live TikTok Sarwendah yang melibatkan anak-anak mereka hingga larut malam.
Ruben Onsu, melalui kuasa hukumnya Minola Sebayang, menyampaikan keberatannya atas keterlibatan anak-anak dalam siaran langsung jualan yang dilakukan Sarwendah. Ia menilai hal tersebut tidak pantas, terlebih dilakukan pada malam hari saat anak-anak seharusnya beristirahat atau belajar.
“Klien kami komplain anak-anak dieksploitasi oleh S. Undang-undang melarang anak dieksploitasi dalam pekerjaan apa pun, apalagi live dilakukan malam hari saat anak seharusnya belajar,” ujar Minola Sebayang kepada awak media, sebagaimana dikutip dari akun Instagram @lambegosiip, Senin (17/11/2025).
Minola juga menegaskan bahwa Ruben tidak pernah memberikan persetujuan atas keterlibatan anak-anaknya dalam aktivitas tersebut, meskipun Sarwendah sebagai ibu memberikan izin.
“Meski ada izin dari ibunya, ayahnya tidak mengizinkan dan Ruben Onsu sangat keberatan,” tegasnya.
Tak hanya soal dugaan eksploitasi, Minola turut menyoroti pembatasan akses Ruben terhadap anak-anaknya. Padahal, menurutnya, dalam kesepakatan yang telah dibuat, Ruben memiliki hak untuk menghabiskan waktu dua hingga tiga hari dalam seminggu bersama anak-anak.
“Ruben Onsu sebagai ayah sampai mengemis untuk bisa menjemput dan mengantar anaknya ke sekolah. Hak dua hingga tiga hari seminggu itu tidak diberikan,” ungkap Minola.
Ruben juga mempertanyakan kedekatan anak-anak dengan pria lain yang disebut-sebut memiliki hubungan khusus dengan Sarwendah, yakni Giorgio Antonio.
“Harusnya meski orang tua sudah berpisah, anak tetap dekat dengan ayah dan ibunya, bukan orang luar yang dipaksakan sebagai pengganti ayah,” pungkasnya.
Unggahan terkait isu ini langsung menuai reaksi dari warganet. Banyak yang menyatakan dukungan terhadap Ruben Onsu, terutama dalam hal perlindungan terhadap anak.
“Setuju sama Ruben kalau dalam hal anak,” tulis akun @ika_rahma****.
“Intinya semua kebutuhan anak terpenuhi bahkan sampai plastik sampah pun Ruben yang bayar, tapi untuk ketemu anak kandungnya dipersulit,” tulis akun @mirac.****a.
Sebagian netizen juga berharap agar konflik ini tidak berlarut-larut dan bisa diselesaikan secara baik demi kepentingan anak-anak.