JAKARTA – Persiapan matang tengah dilakukan untuk menyambut pelaksanaan Salat Iduladha 2025 tingkat kenegaraan yang akan digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta.
Momentum hari besar Islam 10 Zulhijah ini akan menjadi agenda penting berskala nasional, dengan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dan jajaran duta besar dari berbagai negara sahabat.
Kesiapan teknis dan pengamanan menjadi sorotan utama dalam rapat koordinasi lintas lembaga yang melibatkan Kementerian Agama, sejumlah kementerian terkait, serta aparat TNI-Polri.
Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama, Ahmad Jayadi, menyampaikan bahwa seluruh elemen pendukung telah bersinergi memastikan pelaksanaan Salat Iduladha berlangsung khidmat, aman, dan tertib.
“Masjid Istiqlal menyelenggarakan salat Iduladha tingkat kenegaraan. Insya Allah akan bertindak sebagai Imam tentu dari Masjid Istiqlal, Muzzakir Abdurahman,” kata Ahmad di Ruang Rapat Masjid Istiqlal Jakarta, pada Kamis (5/6/2025).
Imam dan Khatib Dipastikan, Tema Iduladha Soroti Nilai Kemanusiaan
Salat akan dimulai tepat pukul 07.00 WIB dengan kapasitas jemaah yang diperkirakan mencapai 200 ribu orang.
Kementerian Agama mengimbau masyarakat untuk hadir lebih awal, bahkan disarankan tiba sejak subuh untuk menghindari kepadatan dan memastikan kenyamanan dalam beribadah.
“Kemudian yang bertindak sebagai khotib Wan Jamaludin beliau rektor UIN Raden Intan Lampung. Tema khutbah sekaligus tema perayaan Idul Adha 1446 Hijriah adalah ‘Menebar Cinta Kasih melalui Ibadah Qurban’,” ucapnya.
Tema ini diangkat sebagai refleksi nilai spiritual kurban yang tidak hanya ritual, melainkan juga wujud solidaritas, kepedulian sosial, dan penyebaran kasih sayang sesama umat.
Pengamanan Ekstra Ketat: Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir
Ahmad Jayadi menyampaikan bahwa tingkat keamanan dalam pelaksanaan salat tahun ini akan lebih diperketat dibanding tahun sebelumnya.
Selain karena skalanya kenegaraan, kehadiran Presiden Prabowo Subianto serta tamu kehormatan dari kalangan duta besar menuntut sistem pengamanan maksimal.
Jayadi menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan semua pemangku kepentingan untuk menjamin kenyamanan para jemaah dan kelancaran prosesi ibadah.
Pelaksanaan ini diharapkan menjadi contoh ideal pelaksanaan Salat Iduladha berskala besar di Indonesia yang sarat makna kebersamaan dan harmoni antarbangsa.***