JAKARTA – Sam Rivers, bassist sekaligus anggota pendiri band nu-metal asal Amerika Serikat, Limp Bizkit, telah meninggal dunia pada usia 48 tahun. Kabar duka ini diumumkan oleh band melalui unggahan di media sosial, Minggu (19/105), yang mengenang Rivers bukan hanya sebagai “pemain bas kami,” melainkan juga “jiwa dalam suara” band tersebut.
Dalam pernyataan mereka, para anggota Limp Bizkit mengenang bagaimana Rivers memberikan “cahaya dan ritme yang tak tergantikan” sejak pertama kali mereka bermain bersama. “Bakatnya begitu alami, kehadirannya tak terlupakan, dan hatinya begitu tulus,” ungkap band tersebut, menambahkan bahwa kepergian Rivers meninggalkan kekosongan yang sulit diisi.
Hingga saat ini, penyebab kematian Rivers belum diungkapkan kepada publik. Limp Bizkit, yang dibentuk pada tahun 1994, dikenal sebagai pionir genre nu metal yang menggabungkan unsur rock, hip-hop, dan lirik penuh energi. Band ini menjadi ikonik di akhir 1990-an dengan album-album sukses seperti Significant Other dan Chocolate Starfish and the Hot Dog Flavored Water, serta lagu-lagu hits seperti “Take a Look Around” dan “Rollin’ (Air Raid Vehicle)”.
“Kami berbagi begitu banyak momen—momen gila, momen tenang, momen indah—dan setiap momen menjadi lebih berarti karena Sam ada di sana,” kata band itu dalam unggahannya.
DJ Lethal, rekan satu band Rivers, juga menyampaikan kesedihannya melalui Instagram, mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam dan meminta publik untuk menghormati privasi keluarga Rivers. “Kau akan terus hidup melalui musik dan kehidupan yang kau selamatkan lewat karya, kerja amal, dan persahabatanmu,” tulis DJ Lethal.
Rivers dikenal sebagai musisi berbakat dan pernah dianugerahi penghargaan Gibson untuk Best Bass Player pada tahun 2000. Selain itu, ia juga aktif dalam berbagai kegiatan amal. Limp Bizkit terakhir kali merilis single “Making Love to Morgan Wallen” pada September 2025, setelah tampil di Reading Festival pada Agustus lalu. Album terbaru mereka, Still Suck, dirilis empat tahun lalu.
Rivers sempat meninggalkan band pada 2015 karena masalah kesehatan terkait penyakit hati, dan dalam wawancara dengan penulis Jon Wiederhorn untuk buku Raising Hell, ia mengungkapkan bahwa ia telah berhenti minum dan menjalani transplantasi hati. “Saya berhenti minum dan melakukan semua yang dokter anjurkan,” kata Rivers.