JAKARTA – Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional yang diselenggarakan DPP Gerindra di Jakarta, pada Selasa (7/1).
Acara ini dihadiri oleh Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf, Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Hashim Djojohadikusumo, perwakilan dari 21 komunitas disabilitas, serta puluhan anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra.
Dalam sambutannya, Muzani menegaskan bahwa Undang-Undang Disabilitas yang disahkan pada 2016 merupakan buah dari ide dan gagasan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
“Ikhtiar Pak Prabowo adalah bagaimana memberi layanan kepada saudara-saudara disabilitas yang ketika itu belum mendapatkan support dari negara. Maka kemudian Pak Prabowo berdiskusi dengan Pak Hashim perlunya didorong undang-undang disabilitas untuk menjamin hak-hak mereka yang dijamin oleh negara,” jelas Muzani.
Muzani mengungkapkan bahwa Fraksi Partai Gerindra, melalui inisiatif Sarah Djojohadikusumo, menjadi motor penggerak dalam mendorong lahirnya UU Disabilitas.
“Dan pada 2016 kita melakukan ikhtiar itu dan melahirkan Undang-Undang Disabilitas. Tentu kami bukan satu-satunya fraksi yang mendukung, tapi semua fraksi di DPR pun akhirnya mendukung atas prakarsa dari Fraksi Partai Gerindra, motornya adalah saudari Sarah Djojohadikusumo,” ujarnya.
Menurut Muzani, sejak Partai Gerindra berdiri, Prabowo Subianto selalu menanamkan nilai perjuangan yang berpihak pada kepentingan rakyat, bukan kelompok tertentu.
Muzani juga turut menambahkan bahwa sejak Prabowo menjabat sebagai presiden, banyak program pemerintah yang dirancang untuk kepentingan rakyat, termasuk mereka yang berkebutuhan khusus.