Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, secara resmi memulai rintisan Program Sekolah Rakyat—salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
Sebanyak 75 anak dari keluarga pra-sejahtera di berbagai wilayah Garut menjadi peserta gelombang pertama program ini. Sekolah Rakyat bertujuan untuk meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak yang mengalami kesenjangan pendidikan, khususnya mereka yang putus sekolah atau berasal dari latar belakang ekonomi kurang mampu.
Bangunan sekolah yang terletak di lahan Balai Latihan Kerja (BLK) Garut ini telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti ruang kelas, ruang tidur, ruang makan, serta area kegiatan lainnya yang menunjang proses belajar dan kehidupan sehari-hari para peserta didik.
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan dengan melibatkan relawan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dari Dinas Sosial. Para peserta terbagi dalam dua kelompok jenjang, yakni tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama.
Program Sekolah Rakyat ini diharapkan menjadi solusi nyata dalam menangani permasalahan putus sekolah serta menjadi model pemberdayaan masyarakat demi menciptakan kehidupan yang lebih baik di masa depan.
Caption | Admin: Farraa