BOGOR — Program 3 juta rumah yang digagas pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto mulai menunjukkan hasil nyata.
Salah satunya dialami Mugiyono (37), seorang montir sekaligus wirausaha bengkel yang kini bisa bernafas lega setelah belasan tahun hidup berpindah kontrakan.
Selama 15 tahun, Mugiyono bersama istri dan anaknya tinggal di rumah kontrakan di Bekasi.
Kini, berkat program rumah subsidi, ia resmi menempati hunian baru di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat.
Perumahan tersebut merupakan bagian dari implementasi program nasional 3 juta rumah untuk masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.
“Untuk mimpi punya rumah, itu mimpi yang termasuk paling akhir dalam rumah tangga. Rumah subsidi itu sangat berarti buat kaum menengah ke bawah seperti saya ini.”
“Sebelumnya ngontrak di Bekasi. Ngontrak di Bekasi selama 15 tahun. Makanya saya ada mindset ngambil perumahan subsidi,” ujar Mugiyono saat ditemui di kompleks barunya.
Hidup Lebih Pasti dengan Rumah Subsidi
Bagi Mugiyono, memiliki rumah sendiri bukan sekadar tempat tinggal, tetapi juga jaminan masa depan keluarganya.
Ia merasa lebih bersemangat bekerja karena uang yang dikeluarkan tidak lagi untuk membayar kontrakan, melainkan investasi jangka panjang bagi keluarga.
“Lebih semangat kerja, karena waktu ngontrak itu kita mengeluarkan uang, tapi nantinya nggak buat kita sendiri.”
“Kalau setelah memiliki rumah subsidi ini, nantinya akan menjadi rumah kita sendiri. Itu yang bikin semangat sama keluarga,” ungkapnya.
Lokasi Strategis dan Fasilitas Lengkap
Pesona Kahuripan 10 dipilih Mugiyono bukan tanpa alasan.
Kawasan perumahan ini hanya berjarak puluhan meter dari Jalan Raya Cileungsi–Jonggol sehingga mudah diakses. Selain itu, fasilitas pendidikan juga tersedia dekat dengan hunian.
“Untuk keputusan saya mengambil rumah ini itu, satu, jalur perumahannya masih dekat dengan Jalan Raya Cileungsi–Jonggol, jadi masuknya nggak terlalu jauh dari Jalan Raya.”
“Kebetulan sekolah di sini sangat dekat. Perumahan ini keluar gerbang paling sekitar 70-100 meter lah, udah ada sekolahan SD,” jelasnya.
Keuntungan lain, proses administrasi hingga serah terima kunci berlangsung cepat.
“Kebetulan karena itu, impian saya memiliki rumah, nggak terlalu lama lah cukup waktu itu, sampai serah terima kunci hanya dua minggu, langsung pindah ke sini,” tambahnya.
Harapan Program Berlanjut
Mugiyono mengaku sangat terbantu dengan adanya program rumah subsidi dan berharap program serupa terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat dapat merasakan manfaatnya.
“Saya terima kasih banyak kepada Pak Presiden kita, Prabowo Subianto, sudah memberikan 3 juta rumah untuk warga menengah ke bawah seperti saya.”
“Semoga ke depannya, Pak Prabowo mau menambahkan kuota rumah subsidi 3 juta rumah ini buat rakyat yang menengah ke bawah. Dan disebarkan di seluruh Indonesia. Itu harapan saya,” tutupnya.***

