JAKARTA – Memasuki awal tahun 2026, musim hujan masih berlangsung dengan intensitas tinggi di berbagai wilayah Indonesia. Berdasarkan prediksi BMKG, puncak musim hujan di banyak daerah—termasuk Pulau Jawa—terjadi pada Januari 2026 dan diperkirakan berlanjut hingga April 2026. Kondisi ini meningkatkan risiko banjir, genangan, dan tanah longsor, sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan.
BMKG juga mengingatkan potensi cuaca ekstrem, seperti hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir. Oleh karena itu, berikut rangkuman tips praktis dan terbaru untuk menghadapi musim hujan dan banjir, disusun dari sumber resmi seperti BMKG, BNPB/BPBD, serta lembaga terkait.
Sebelum Musim Hujan dan Banjir
(Langkah Persiapan & Pencegahan)
- Pantau informasi cuaca secara rutin melalui BMKG, aplikasi Info BMKG, atau BPBD setempat. Perhatikan peringatan dini banjir dari kanal resmi.
- Bersihkan saluran air, selokan, dan drainase secara berkala (minimal dua minggu sekali) agar tidak tersumbat sampah.
- Periksa kondisi rumah, termasuk talang air dan atap. Tinggikan barang berharga serta peralatan listrik, dan siapkan sumur resapan jika memungkinkan.
- Siapkan tas siaga bencana (go-bag) berisi makanan siap saji, air minum, obat-obatan, dokumen penting dalam plastik kedap air, senter, baterai, pakaian ganti, serta perlengkapan khusus bayi atau lansia.
- Jaga kesehatan keluarga dengan menyiapkan obat dasar dan menjaga kebersihan untuk mencegah penyakit musim hujan seperti DBD dan leptospirosis.
Saat Hujan Lebat atau Banjir Terjadi
- Hindari wilayah rawan banjir dan longsor, serta jangan menerobos genangan air yang dalam.
- Matikan aliran listrik dan gas jika air mulai masuk ke dalam rumah.
- Lakukan evakuasi lebih awal ke tempat aman atau posko pengungsian sesuai arahan petugas.
- Berkendara dengan ekstra hati-hati: kurangi kecepatan, nyalakan lampu, dan hindari genangan yang tidak diketahui kedalamannya.
- Waspadai bahaya tersembunyi, seperti kabel listrik, arus deras, serta hewan liar yang terbawa banjir.
Setelah Banjir Surut
- Bersihkan rumah dari lumpur dan sampah, lalu keringkan perabotan.
- Periksa instalasi listrik sebelum digunakan kembali.
- Waspadai penyakit pasca-banjir dan segera laporkan kerusakan atau kebutuhan bantuan ke BPBD setempat.
