Bersiaplah mencari tempat berteduh yang sejuk, karena hawa panas mulai menyapa! BMKG baru saja merilis prediksi cuaca terbaru yang menunjukkan bahwa April 2026 menjadi gerbang pembuka musim kemarau dengan suhu yang mulai “menggigit”.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini bagi masyarakat Indonesia untuk mulai bersiap menghadapi transisi cuaca. Memasuki April 2026, suhu udara di sejumlah wilayah diprediksi akan merangkak naik seiring dimulainya periode awal musim kemarau.
Meski belum mencapai titik didih tahunan, beberapa daerah diperkirakan akan terasa lebih “gerah” dibandingkan wilayah lainnya. Berdasarkan laporan Climate Outlook 2026, suhu rata-rata tahunan Indonesia akan berada di angka 25°C hingga 29°C.
Daftar Wilayah yang Bakal Terasa “Lebih Terpanggang”
Beberapa zona diprediksi akan mengalami suhu di atas 28°C sejak awal April ini. Jika Anda berada di wilayah berikut, pastikan hidrasi tubuh tetap terjaga:
-
Sumatra: Sebagian wilayah bagian selatan.
-
Kalimantan: Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.
-
Jawa: Sepanjang pesisir utara (Pantura).
-
Papua: Wilayah Papua Selatan.
Sebaliknya, bagi Anda yang mencari kesejukan, wilayah dataran tinggi seperti Bukit Barisan, Pegunungan Latimojong, hingga Jaya Wijaya tetap diprediksi stabil di bawah 25°C.
Kabar Baik: Tidak Sepanas Tahun 2024
Meski tren pemanasan sudah mulai terasa, BMKG membawa kabar yang sedikit melegakan. Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menyebutkan bahwa tahun 2026 diprediksi tidak akan seekstrem tahun 2024.
“Prediksi pusat global iklim mayoritas menunjukkan tahun ini sedikit lebih dingin karena adanya fenomena La Nina. Fenomena ini secara temporer membantu mendinginkan suhu permukaan bumi,” jelas Ardhasena.
Waspadai Puncak Kemarau
Masyarakat diminta tetap waspada karena suhu udara diperkirakan akan terus menanjak hingga mencapai puncaknya pada Agustus dan September. Pada periode tersebut, suhu rata-rata bulanan bisa menyentuh angka 30°C.
Secara akumulatif, wilayah Kalimantan Timur dan Jambi diprediksi akan mengalami anomali suhu (kenaikan suhu di atas rata-rata normal) tertinggi. Sementara itu, dataran tinggi Jawa Tengah dan Nusa Tenggara justru diperkirakan akan mengalami anomali terendah atau cenderung lebih stabil.
April adalah waktu yang tepat untuk mulai rutin menggunakan sunscreen dan membawa botol minum saat beraktivitas di luar ruangan. Jangan lupa cek kondisi pendingin ruangan (AC) atau kipas angin di rumah sebelum puncak kemarau tiba!