JAKARTA – Polres Blitar hingga kini masih mendalami kasus dugaan tabrak lari yang melibatkan seorang sopir truk berinisial RB (28), sehingga status tersangka belum ditetapkan karena proses penyelidikan masih berlangsung.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan mengumpulkan keterangan dari saksi di lokasi kejadian serta korban kecelakaan guna memastikan kronologi peristiwa secara utuh dan objektif.
“Proses pemeriksaan masih berlanjut, kami pastikan seluruh tahapan dilakukan sesuai prosedur. Mulai dari klarifikasi keterangan hingga analisis teknis di lapangan,” kata Rio dalam keterangan persnya kepada wartawan, di Blitar, Jawa Timue, Selasa (6/1/2026).
Kasatlantas Polres Blitar AKP Rio Angga Prasetyo menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi di simpang empat traffic light Desa Kendalrejo dan menyebabkan satu keluarga terjatuh dari sepeda motor.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara terhadap sopir truk berinisial RB, ia merupakan warga Desa Karangrejo, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri. Diketahui, bahwa yang bersangkutan tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM),” ucapnya.
Selain tidak mengantongi SIM, RB juga mengakui meninggalkan lokasi kecelakaan sesaat setelah kejadian karena merasa panik dan takut terhadap reaksi warga sekitar.
“RB diamankan saat dirinya sedang menjenguk korban di rumah sakit. Betul sopir sempat kabur dari lokasi dan dari pengakuannya, ia merasa takut dengan reaksi warga,” ujarnya.
Peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut diketahui terjadi pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 17.00 WIB di jalur barat ke timur wilayah Desa Kendalrejo, Kabupaten Blitar.
Saat tiba di simpang empat berlampu lalu lintas, truk bernomor polisi AG 8788 RX yang dikemudikan RB berusaha mendahului sepeda motor yang melaju searah di depannya.
Ketika manuver mendahului dilakukan, bagian bak belakang truk menyerempet sepeda motor hingga menyebabkan pengendara dan penumpangnya terjatuh ke badan jalan.
Sepeda motor tersebut dikendarai CW (40) yang membonceng CKT (34) bersama anak mereka yang masih balita, warga Kecamatan Garum, dan setelah kejadian truk langsung meninggalkan lokasi.***