JAKARTA – Bulan Ramadhan selalu menghadirkan suasana yang berbeda di Jakarta. Menjelang sore hari, ritme kota yang biasanya sibuk perlahan berubah menjadi lebih hangat dan penuh antusiasme. Warga mulai memadati taman, kawasan kuliner, hingga ruang publik untuk mengisi waktu sebelum berbuka puasa. Tradisi ngabuburit bukan sekadar menunggu berbuka, tetapi juga menjadi momen bersantai, berkumpul, dan menikmati sudut-sudut ibu kota dengan cara yang lebih santai.
Sebagai kota metropolitan dengan beragam ruang publik dan destinasi wisata, Jakarta menawarkan banyak pilihan lokasi ngabuburit yang menarik. Berikut enam spot terbaik yang bisa menjadi referensi untuk menghabiskan waktu sore selama Ramadhan.
1. Kota Tua Jakarta
Kawasan bersejarah ini terletak di Jakarta Barat dan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan ibu kota. Area Taman Fatahillah dikelilingi bangunan peninggalan abad ke-17.
Menjelang berbuka, kawasan ini ramai oleh pengunjung yang bersepeda ontel, berburu foto, atau menikmati jajanan kaki lima. Aksesnya pun mudah karena dekat dengan Stasiun Jakarta Kota (KRL Commuter Line), sehingga cocok untuk ngabuburit tanpa repot membawa kendaraan pribadi.
2. Taman Suropati
Berada di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, taman ini dikenal sebagai ruang terbuka hijau yang rindang dan nyaman. Pepohonan besar serta area duduk yang memadai membuat suasana sore terasa sejuk.
Lokasinya strategis dan dekat dengan area perkantoran, sehingga sering menjadi pilihan pekerja yang ingin bersantai sejenak sebelum pulang. Suasana yang relatif tenang membuat taman ini cocok untuk membaca buku atau berbincang santai sambil menunggu waktu berbuka.
3. Tebet Eco Park
Tebet Eco Park di Jakarta Selatan merupakan taman hasil revitalisasi yang diresmikan kembali pada 2022. Dengan luas sekitar 7 hektare, taman ini dilengkapi jalur pedestrian, jembatan ikonik Infinity Link Bridge, serta area rumput luas untuk piknik.
Sore hari menjadi waktu favorit pengunjung untuk jogging ringan atau duduk santai di tepi sungai. Fasilitas yang tertata baik menjadikan Tebet Eco Park sebagai salah satu ruang publik modern yang nyaman untuk ngabuburit bersama keluarga.
4. Setu Babakan
Setu Babakan di Jagakarsa, Jakarta Selatan, merupakan pusat Perkampungan Budaya Betawi yang dikelola Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Area danaunya menjadi daya tarik utama, lengkap dengan jalur pejalan kaki dan pedagang kuliner khas Betawi.
Ngabuburit di sini terasa berbeda karena pengunjung bisa menikmati suasana tradisional sekaligus mencicipi makanan seperti kerak telor dan soto Betawi untuk berbuka puasa. Tempat ini juga kerap menjadi lokasi pertunjukan seni budaya pada waktu tertentu.
5.Blok M
Blok M dikenal sebagai pusat kuliner dan tempat yang hits berkumpul anak muda di Jakarta Selatan dan sekitarnya. Kawasan ini mudah dijangkau melalui MRT Jakarta, khususnya Stasiun Blok M BCA.
Saat Ramadhan, berbagai pedagang takjil dan makanan kaki lima meramaikan area sekitar. Selain berburu hidangan berbuka, pengunjung dapat berjalan santai di kawasan pertokoan atau menikmati suasana sore di kafe dan photobox sekitar Blok M.
6. Hutan Kota by Plataran
Terletak di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Hutan Kota by Plataran menghadirkan konsep ruang hijau modern dengan latar gedung-gedung pencakar langit. Area ini menyediakan jalur pejalan kaki dan ruang duduk terbuka yang nyaman.
Sore hari menjadi waktu yang tepat untuk menikmati suasana sejuk di tengah kota. Tempat ini cocok bagi pengunjung yang menginginkan suasana santai namun tetap berada di pusat aktivitas Jakarta.
Tips Ngabuburit Nyaman di Jakarta
-
Datang lebih awal untuk menghindari kepadatan menjelang waktu berbuka.
-
Gunakan transportasi umum seperti MRT, TransJakarta, atau KRL untuk menghindari kemacetan.
-
Tetap menjaga kebersihan, terutama di taman dan ruang publik.
-
Siapkan air minum dan alas duduk jika ingin piknik ringan.
Ngabuburit di Jakarta tidak lagi sekadar menunggu waktu berbuka, melainkan menjadi bagian dari gaya hidup Ramadan yang penuh kebersamaan. Dari kawasan bersejarah hingga ruang hijau modern, setiap sudut kota menawarkan pengalaman berbeda yang bisa disesuaikan dengan preferensi masing-masing.
Dengan memilih lokasi yang tepat dan datang lebih awal untuk menghindari kepadatan, momen menanti azan magrib dapat terasa lebih menyenangkan. Jakarta membuktikan bahwa di tengah hiruk-pikuk metropolitan, selalu ada ruang untuk berhenti sejenak, menikmati sore, dan menyambut waktu berbuka dengan suasana yang hangat.