JAKARTA – Polemik perseteruan royalti musik yang melibatkan band legendaris asal Inggris, The Police, memasuki babak baru. Vokalis sekaligus bassis, Sting dilaporkan telah menyalurkan pembayaran awal lebih dari USD800 ribu (Rp13,5 miliar) kepada dua mantan rekannya, gitaris Andy Summers dan durmmer Stewart Copeland.
Pembayaran ini menjadi bagian dari sengketa hukum yang bergulir sejak September 2025, ketika Summers dan Copeland menggugat Sting beserta perusahaan penerbitannya ke Pengadilan Tinggi London. Mereka menuding adanya tunggakan royalti dari katalog lagu The Police dengan nilai yang ditaksir mencapai USD2 juta hingga USD10,75 juta.
Dalam persidangan 14 Januari 2026, kuasa hukum Summers dan Copeland menyebut jumlah tersebut bisa bertambah karena belum memperhitungkan bunga dari kekurangan pembayaran selama bertahun-tahun.
Fokus pada Lagu Ikonis
Polemik ini berpusat pada karya-karya populer The Police, seperti Roxanne, Walking on the Moon, dan Every Breath You Take. Lagu-lagu tersebut disebut mampu menghasilkan royalti hingga 550 ribu poundsterling (Rp12 miliar) per tahun bagi Sting.
Meski Sting dikenal sebagai penulis utama, Summers dan Copeland mengklaim ada kesepakatan tidak tertulis untuk berbagi pendapatan publishing. Mereka menilai kontribusi musikal yang membentuk karakter khas The Police layak dihargai.
Sting menepis klaim itu. Ia berpendapat rekannya tidak berhak atas royalti digital atau mechanical royalties, karena pemutaran digital masuk kategori “pertunjukan publik”, bukan penjualan. Namun Summers dan Copeland tetap bersikukuh, menyebut kontribusi mereka layak dihargai sebagai “biaya penata musik” dari pemanfaatan katalog lama.
Warisan The Police
Terlepas dari konflik internal, warisan The Police tetap tak tergantikan. Band yang terbentuk pada 1977 di London ini merilis lima album studio, termasuk Outlandos d’Amour (1978) dan Synchronicity (1983) yang menjadi puncak kejayaan sebelum bubar pada 1984.
Sting kemudian melanjutkan karier solonya dengan sukses lewat hits seperti Englishman in New York dan Fields of Gold. Ketiganya sempat bersatu kembali dalam The Police Reunion Tour 2007–2008, merayakan 30 tahun perjalanan musik mereka.